RagamWarta com – Pimpinan DPRD Trenggalek temui masa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Wong Nggalek. Dalam aksinya, mereka minta agar DPRD Trenggalek meneruskan dukungan Hak Angket ke DPR RI.
“Tadi teman-teman yang tergabung dalam Aliansi Wong Nggalek sudah menyampaikan aspirasinya pada kami. Yang intinya minta meneruskan dukungan Hak Angket ke DPR RI,” ujar Doding Rahmadi selaku Wakil Ketua DPRD Trenggalek.
Dalam hal ini, Doding tidak lupa mengucapkan terima kasih telah menyampaikan aspirasi pada DPR Daerah. Nantinya dukungan ini akan disampaikan DPR RI sebagai tindak lanjut harapan dari masyarakat yang telah disampaikan.
“Dalam hal ini pelaksanaan hak angket merupakan wewenang DPR RI. Karena Hak Angket itu adalah hak untuk bertanya pada pemerintah, untuk menyelidiki hasil kinerjanya terhadap hasil pemilu ini,” ujar Doding, Jumat (8/3/2024).
Sementara itu, Nur Suwito selaku koordinator aksi mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan pelaksanaan pilpres pada pemilu kali ini. Menurutnya terdapat pelanggaran yang terstruktur, sistematis dan masif.
“Seperti ada pengkondisian sejumlah masyarakat dengan embel-embel memberi bansos dan sebagainya untuk memilih calon tertentu, baik pada pemilihan presiden maupun pemilihan calon anggota legislatif,” tuturnya.
Oleh karena itu, Aliansi Wong Nggalek desak DPRD Trenggalek untuk mendukung apa yang seharusnya DPR RI lakukan. Yakni melakukan Hak Angket.
“Kami akan terus berupaya menyerukan agar hak angket ini dilaksanakan, dan jika gagal masih ada cara-cara lainnya, sebab itu bukan cara satu-satunya,” kata koordinator masa aksi.
Dalam aksi yang digelar di depan Kantor DPRD Trenggalek tersebut, massa kompak mengenakan pakaian serba hitam dan memakai pita merah putih.
Tidak ketinggalan dalam aksi tersebut mereka membawa keranda serta spanduk bertuliskan dukung hak angket. Pakaian dan keranda tersebut dibawa karena sebagai simbol matinya demokrasi di Indonesia saat ini.
Ketika beraksi mereka silih bergantian melakukan orasi tentang tuntutan yang dibawa. Kebanyakan tuntutan yang dibawa terkait adanya kecurangan yang terjadi selama pelaksanaan pemilu 2024 dan harus segera diusut.
Tidak ketinggalan para petinggi anggota DPRD Trenggalek yang menemui masa membubuhkan tanda tangan sebagai tanda mendukung aksi Aliansi Wong Nggalek.






