Golput Tinggi, Bawaslu Trenggalek Salahkan KPU Kurang Sosialisasi dan Inovasi

Sabtu, 30 November 2024 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Imam Maskur, Komisioner Bawaslu Trenggalek Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas

Imam Maskur, Komisioner Bawaslu Trenggalek Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas

RagamWarta.com – Angka golput atau golongan putih dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Trenggalek tahun 2024 meningkat. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Trenggalek soroti minimnya sosialisasi.

Imam Maskur, Komisioner Bawaslu Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, menyatakan bahwa berdasarkan hasil monitoring dan rekap data sementara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), angka golpu atau tingkat partisipasi hanya mencapai 62,5 persen.

Angka tersebut jauh di bawah target yang sebelumnya ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek, yakni sebanyak 75 persen.

Menurut Imam Maskur, rendahnya tingkat kehadiran pemilih disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah kurangnya sosialisasi dan inovasi yang dilakukan oleh KPU Trenggalek sebelum masa pencoblosan.

“Partisipasi pemilih pada Pilbup tahun ini sangat minim, terhitung hanya 62,5 persen saja. Turun dibanding pilkada tahun 2020 yang mencapai 67,9 persen. Bahkan tahun 2015 partisipasi pemilih masih 67,8 persen,” ungkap Maskur.

Berdasarkan pantauan Bawaslu, upaya sosialisasi yang dilakukan oleh KPU dinilai kurang maksimal. Informasi terkait pentingnya partisipasi masyarakat dalam menentukan pilihannya di TPS tidak sepenuhnya tersampaikan.

“Meski telah ada sosialisasi, namun kurang efektif dan mengena sehingga tingkat kehadiran di TPS menurun signifikan dibanding tahun lalu,” ujar Maskur.

Maskur juga menyoroti minimnya inovasi dalam mendorong partisipasi masyarakat. Menurutnya, pendekatan kreatif seperti memberikan insentif atau rangsangan kepada pemilih dapat menjadi solusi untuk meningkatkan angka partisipasi.

“Misal dengan adanya rangsangan seperti undian berhadiah bagi yang datang ke TPS atau memberikan hak suaranya. Jadi masyarakat semangat datang ke TPS,” jelasnya.

Selain itu, kurangnya informasi tentang tata cara memilih yang benar turut menjadi penyebab tingginya angka suara tidak sah dalam pemilu kali ini.

“Sosialisasinya kurang, jadi tidak langsung pada masyarakat kalangan bawah, misal diskusi di tingkat desa seperti RT dan RW serta komunitas tingkat bawah,” terang Maskur.

Berdasarkan catatan Bawaslu Trenggalek dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sejumlah 591.840 orang, hanya 370.128 suara yang masuk, baik sah maupun tidak sah.

Sementara itu, Imam Nurhadi, Komisioner KPU Trenggalek Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, masih enggan memberikan komentar lebih jauh terkait angka partisipasi yang rendah.

“Untuk angka partisipasi kami menunggu data secara ril rekap tingkat kecamatan sampai dengan kabupaten,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

PAW DPRD Trenggalek, Komarudin Resmi Dilantik Gantikan Nur Efendi
Panjangnya Antrean Apotek RSUD dr. Soedomo Trenggalek Jadi Sorotan Komisi IV
Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR
Dokter Spesialis Jantung Trenggalek Tangani 200 Pasien, DPRD Dorong Penambahan SDM
BKPSDM Trenggalek Terapkan Sistem Karier ASN Berbasis Minat dan Kompetensi
30 ASN Trenggalek Ambil Cuti Haji, Mayoritas dari Dinas Pendidikan
GMNI Trenggalek Soroti Pendidikan Saat Audiensi dengan DPRD Trenggalek
DPRD Minta Silpa APBD 2025 Trenggalek Ditarget Maksimal 5 Persen

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:01 WIB

PAW DPRD Trenggalek, Komarudin Resmi Dilantik Gantikan Nur Efendi

Senin, 25 Mei 2026 - 19:01 WIB

Panjangnya Antrean Apotek RSUD dr. Soedomo Trenggalek Jadi Sorotan Komisi IV

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:04 WIB

Dokter Spesialis Jantung Trenggalek Tangani 200 Pasien, DPRD Dorong Penambahan SDM

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:05 WIB

BKPSDM Trenggalek Terapkan Sistem Karier ASN Berbasis Minat dan Kompetensi

Berita Terbaru

Suasana hearing dari Forum Masyarakat Trenggalek Bergerak dengan DPRD Trenggalek, Kamis (22/5/2026).

Parlemen

Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:01 WIB