Partisipasi Pemilih di Pilkada Trenggalek 2024 Menurun, KPU Beberkan Alasannya

Kamis, 5 Desember 2024 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner KPU Trenggalek Imam Nurhadi (paling kiri) saat tengah menandatangani SK hasil rekapitulasi tingkat kabupaten, pada Rabu (4/12/2204).

Komisioner KPU Trenggalek Imam Nurhadi (paling kiri) saat tengah menandatangani SK hasil rekapitulasi tingkat kabupaten, pada Rabu (4/12/2204).

RagamWarta.com – Tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Trenggalek 2024 mengalami penurunan dibandingkan dengan pemilu lima tahun sebelumnya.

Komisioner KPU Trenggalek, Imam Nurhadi mengakui bahwa penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satu diantaranya hanya terdapat satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Selain itu, menurunnya partisipasi pemilih juga ditengarai oleh berkurangnya jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), serta kendala dalam distribusi surat pemberitahuan kepada pemilih.

“Partisipasi masyarakat kali ini turun dibandingkan Pilkada 2020. Sebelumnya mencapai 67,9%, namun tahun ini hanya 62,51%, mengalami penurunan sebesar 5,39%. Padahal, target kami adalah 75%,” ungkap Nurhadi, Kamis (5/12/2024).

Nurhadi menjelaskan bahwa berkurangnya jumlah TPS menjadi salah satu faktor yang cukup berpengaruh. Pada Pilkada 2024, hanya ada 1.115 TPS, jauh lebih sedikit dibandingkan Pilkada tahun 2020 yang mencapai 1.550 TPS.

“Jumlah TPS yang lebih sedikit memengaruhi jarak tempuh pemilih, sehingga berimbas pada tingkat partisipasi masyarakat,” katanya.

Selain itu, distribusi surat pemberitahuan (C6) yang tidak merata turut menimbulkan masalah. Beberapa pemilih tidak menerima pemberitahuan, ada yang pindah domisili, atau enggan kembali ke daerah asal untuk mencoblos.

“Distribusi surat pemberitahuan belum sepenuhnya menjangkau pemilih. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, seperti perubahan data pemilih hingga keengganan untuk pulang menggunakan hak suara,” terangnya.

Meski demikian, Nurhadi mengklaim bahwa sosialisasi sudah dilakukan dengan maksimal hingga ke tingkat TPS, termasuk melalui tempat ibadah seperti masjid dan mushola.

“Sosialisasi telah sesuai standar KPU, dan anggaran juga dimanfaatkan secara optimal,” tegas Nurhadi.

Nurhadi turut menanggapi kritik terkait efektivitas sosialisasi yang dianggap tidak tepat sasaran, termasuk dari Bawaslu dan beberapa partai.

“Kami menyayangkan pernyataan Bawaslu tentang inovasi yang mereka maksud, seperti pemberian hadiah. Dalam regulasi, itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Memilih adalah hak, bukan sesuatu yang harus diberi stimulus,” tegasnya.

Soal anggaran, Imam Nurhadi menyebutkan bahwa sosialisasi telah sesuai dengan porsinya.

“Anggaran antara 6-7 miliar untuk seluruh tahapan. Lalu untuk sosialisasi KPU Provinsi menyarankan minimal 18%, tapi yang terpakai hanya sekitar 4-6%,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

PAW DPRD Trenggalek, Komarudin Resmi Dilantik Gantikan Nur Efendi
Panjangnya Antrean Apotek RSUD dr. Soedomo Trenggalek Jadi Sorotan Komisi IV
Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR
Dokter Spesialis Jantung Trenggalek Tangani 200 Pasien, DPRD Dorong Penambahan SDM
BKPSDM Trenggalek Terapkan Sistem Karier ASN Berbasis Minat dan Kompetensi
30 ASN Trenggalek Ambil Cuti Haji, Mayoritas dari Dinas Pendidikan
GMNI Trenggalek Soroti Pendidikan Saat Audiensi dengan DPRD Trenggalek
DPRD Minta Silpa APBD 2025 Trenggalek Ditarget Maksimal 5 Persen

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:01 WIB

PAW DPRD Trenggalek, Komarudin Resmi Dilantik Gantikan Nur Efendi

Senin, 25 Mei 2026 - 19:01 WIB

Panjangnya Antrean Apotek RSUD dr. Soedomo Trenggalek Jadi Sorotan Komisi IV

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:04 WIB

Dokter Spesialis Jantung Trenggalek Tangani 200 Pasien, DPRD Dorong Penambahan SDM

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:05 WIB

BKPSDM Trenggalek Terapkan Sistem Karier ASN Berbasis Minat dan Kompetensi

Berita Terbaru

Suasana hearing dari Forum Masyarakat Trenggalek Bergerak dengan DPRD Trenggalek, Kamis (22/5/2026).

Parlemen

Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:01 WIB