Satpol PPK Trenggalek Catat 84 Kasus Kebakaran Sepanjang 2024, Kerugian Capai Rp 2,33 Miliar

Selasa, 10 Desember 2024 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kebakaran yang melanda rumah warga Trenggalek.

Ilustrasi kebakaran yang melanda rumah warga Trenggalek.

RagamWarta.com – Nampaknya masih banyak masyarakat Trenggalek yang belum memahami prosedur pencegahan kebakaran. Padahal kebakaran merupakan insiden yang dapat diantisipasi.

Mengutip data Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol PPK) Trenggalek, tercatat ada 84 insiden kebakaran sepanjang tahun 2024 hingga pekan pertama Desember.

Ironisnya, dari catatan tersebut Oktober menjadi bulan dengan jumlah kebakaran paling banyak, yaitu 17 kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Burhannudin selaku Kepala Seksi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran menjelaskan bahwa penyebab utama kebakaran berasal dari faktor kelalaian manusia yang mencapai 55 kasus.

Selain itu, ada korsleting listrik yang tercatat sebagai penyebab dalam 26 insiden, sementara kebocoran gas menyumbang 3 kasus.

“Bulan Oktober menjadi puncak tertinggi kejadian kebakaran,” ujar Burhannudin pada Senin (9/12/2024).

Dari berbagai jenis objek yang terbakar, rumah tinggal menjadi yang paling sering terdampak. total ada 27 kasus.

Selain itu, tempat usaha mengalami 15 kasus kebakaran, hutan atau lahan sebanyak 13 kasus, dan kandang ternak mencatat 7 insiden.

“Kebakaran juga menimpa kendaraan dengan 6 kasus, pohon 10 kasus, kabel listrik 5 kasus, serta satu kasus kebakaran di gedung perkantoran,” jelas Burhannudin.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa kebakaran di Trenggalek tidak hanya menyebabkan kerugian material senilai Rp 2,33 miliar, tetapi juga menelan korban jiwa dengan lima orang dilaporkan terdampak.

“Besarnya dampak ini membuat petugas pemadam kebakaran terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menangani potensi bahaya di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Burhannudin menekankan akan pentingnya langkah pencegahan, khususnya dalam aktivitas pembakaran sampah.

“Jangan membakar sesuatu saat angin kencang dan jauhkan dari benda yang mudah terbakar. Pastikan bara api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi,” tegas Burhanuddin.

Selain itu pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk memeriksakan instalasi listrik secara berkala. Pasalnya peralatan listrik harus dalam kondisi baik untuk menghindari resiko korsleting.

“Dengan tingginya angka kebakaran di Trenggalek, kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam menekan risiko kejadian serupa di masa yang akan datang,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru