RagamWarta.com – Tragedi memilukan menimpa Sunarsih (69), warga Dusun Krajan, Desa Suruh, Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Sunarsih ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus sungai yang meluap, Selasa (7/1/2025).
Insiden naas tersebut terjadi ketika korban tengah membuang hajat di sungai sekitar pukul 12.45 WIB. Korban tidak menyadari bahaya yang mengintai akibat luapan air yang tiba-tiba datang.
Dijelaskan Kapolsek Suruh, AKP Sanusi bahwa ada faktor gangguan pendengaran yang dialami korban. Ditambah lagi derasnya hujan yang mengguyur wilayah Suruh memicu luapan sungai yang begitu cepat.
“Korban diduga tidak mendengar tanda-tanda peringatan alam seperti gemuruh air yang biasanya terjadi saat banjir bandang. Hal ini memperburuk situasi dan membuat korban terseret arus deras,” jelas AKP Sanusi.
AKP Sanusi juga menerangkan jika peristiwa tragis ini baru terungkap setelah adik korban menyadari Sunarsih tidak kembali ke rumah dan memulai pencarian sekitar pukul 13.00 WIB di sekitar sungai.
“Pencarian keberadaan korban dilakukan oleh adiknya di pinggiran sungai. Namun korban tidak diketemukan dikarenakan arus sungai sangat deras pada saat itu,” ucapnya.
Penyisiran yang dilakukan adik korban tidak membuat hasil karena derasnya arus sungai. Baru sekitar pukul 13.30 WIB korban ditemukan oleh perangkat desa suruh dengan kondisi korban sudah hanyut terbawa arus sungai.
“Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan segera dibawa ke Puskesmas Suruh untuk dilakukan visum. Hasil pemeriksaan medis tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan, dan pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah,” terangnya.
Belajar dari insiden ini seharusnya bisa dijadikan pengingat akan pentingnya kewaspadaan di daerah rawan banjir. Terutama bagi warga lanjut usia maupun penyandang disabilitas.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di dekat sungai ketika cuaca buruk seperti saat ini,” pungkas AKP Sanusi.






