Komisi II DPRD Trenggalek Usulkan Konsep Food Court dan Ruang Cangkruk untuk Ramaikan Pasar Pon

Kamis, 13 Februari 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Trenggalek bersama Diskomidag kelilingi Pasar Pon

Ketua Komisi II DPRD Trenggalek bersama Diskomidag kelilingi Pasar Pon

RagamWarta.com – Masih banyaknya kios yang belum ditempati, Komisi II DPRD Trenggalek beserta jajaran terkait tinjau langsung kondisi Pasar Pon.

Dijelaskan Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto bahwa pihaknya mengajak seluruh elemen yang ada di Pasar Pon untuk mencari solusi agar rendahnya tingkat hunian pedagang di pasar ini segera teratasi.

“Kami memiliki 23 pasar yang tersebar di Trenggalek, tetapi hanya Pasar Pon yang kiosnya masih banyak yang belum ditempati. Kami ingin mencari solusi agar pasar ini ramai dan pedagang bisa segera menempati kios yang disediakan,” ujar Mugianto, Rabu (12/2/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menunjang hal tersebut, Komisi II mengusulkan beberapa opsi yang kemungkinan bisa diterapkan oleh ke Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek

Salah satu solusi yang diusulkan adalah optimalisasi lantai dua gedung pasar dengan konsep food court, sehingga dapat menarik lebih banyak pengunjung.

Anggota Komisi II DPRD Trenggalek coba jajanan yang ada di Pasar Pon Trenggalek.
Anggota Komisi II DPRD Trenggalek coba jajanan yang ada di Pasar Pon Trenggalek.

“Di lantai dua bisa dibuat food court agar pengunjung yang datang ke Pasar Pon bisa mampir, bisa digunakan untuk tempat bersantai, bahkan mengadakan pertemuan,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Amanat Demokrat.

“Selain itu di bagian bawah, tepatnya di ujung timur akan kami konsep seperti Malioboro, dengan tempat duduk dan area cangkrukan bagi pedagang kaki lima serta warung kopi,” tambahnya.

Tidak hanya itu, area Pasar Pon bagian selatan juga akan dikembangkan agar terkoneksi dengan pusat jajanan serba ada (pujasera), sehingga menciptakan ekosistem pasar yang lebih hidup.

Untuk semakin meningkatkan daya tarik, DPRD juga mendorong diadakannya event bulanan di dalam Pasar Pon agar aktivitas ekonomi semakin menggeliat.

Sedangkan terkait dengan jam operasional, Komisi II DPRD Trenggalek menyarankan agar pedagang agar memaksimalkan jualannya hingga pukul 22.00 WIB, sehingga pasar tetap hidup hingga malam hari.

“Ini adalah PR kita bersama. Kami berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pedagang bisa menjadikan Pasar Pon lebih berkembang dan ramai dikunjungi,” tutup Mugianto.

 

Berita Terkait

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat
Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup
Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian
Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa
Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD
Tunggakan Biaya Rumah Sakit Rosmini Berpeluang Dibebaskan
Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes
PAPBD 2026 Trenggalek Resmi Jadi Perda, Belanja Modal Naik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat

Rabu, 30 September 2026 - 20:06 WIB

Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup

Kamis, 24 September 2026 - 15:05 WIB

Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian

Selasa, 15 September 2026 - 20:09 WIB

Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa

Selasa, 15 September 2026 - 18:03 WIB

Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD

Berita Terbaru