RagamWarta.com – Bupati Trenggalek terpilih, Mochamad Nur Arifin menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengikuti Retret Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Padahal kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.
Diketahui, retret dijadwalkan akan dilangsungkan mulai 21 hingga 28 Februari 2025. Tepatnya sehari setelah pelantikan kepala daerah oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara.
Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin melewatkan kesempatan ini.
Menurutnya, retret bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi juga kesempatan untuk memperdalam strategi pembangunan daerah melalui pembelajaran di kelas.
“Ya, tetap ikut dong, jadi tidak boleh ada alasan. Nanti hari Senin kita pastikan fisioterapi dulu, lalu retret itu kan acaranya tidak hanya physical, tetapi juga in-class, dan itu yang paling penting,” ujar Mas Ipin.
Retret Untuk Mengimplementasikan Asta Cita
Lebih lanjut, Arifin juga menekankan bahwa retret ini menjadi momen penting bagi para kepala daerah untuk memahami dan mengimplementasikan Asta Cita, sebuah visi strategis yang akan menjadi panduan dalam pembangunan daerah.
“Kita ingin tahu Asta Cita, apa yang akan dipertajam, kemudian strategi di daerah seperti apa, jadi saya semangat untuk ikut retret,” imbuhnya.

Meski masih dalam masa pemulihan akibat cedera kaki, Mas Ipin tetap berkomitmen menjalani seluruh rangkaian persiapan, mulai dari pemeriksaan kesehatan di Kementerian Dalam Negeri hingga gladi bersih menjelang pelantikan.
Perlu diketahui, serangkaian pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh 481 pasangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih sebelum dilantik pada 20 Februari 2025 nanti.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan di Plaza Gedung C dan Gedung F Kementerian Dalam Negeri RI di Jakarta, Minggu (16/2/2025).
Rencananya para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih pada Pilkada 2024 akan dilantik secara langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta.
Saat tes kesehatan, Bupati Trenggalek terpilih Mochamad Nur Arifin datang bersama wakilnya yaitu Syah Muhammad Natanegara dengan didampingi beberapa staf dari Kabupaten Trenggalek.






