TRENGGALEK, RagamWarta.co.id – Anak masih sekolah dan rumah masih numpang ibunya. pria paruh baya asal Desa Sambirejo Kabupaten Trenggalek ini mundur dari penerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
Yakni Wahyu sudrajat, duda berumur 48 tahun ini secara fisik dan ekonomi masih layak mendapat bantuan. Namun pihaknya bersikukuh ingin lepas dari bantuan PKH.
“Memilih mundur karena jauh dibawah saya masih banyak yang lebih membutuhkan. Berbekal keahlian mengecat mobil, saya meyakini bahwa rezeki akan selalu ada,” tuturnya, Kamis (23/1/2020).
Baca juga : Ikut Awasi 20.000 Rumah Penerima PKH Krenggalek Akan Ditempeli Stiker
Sementara itu, Nur Maliah Sa’anin selaku pendamping PKH menerangkan bahwa Wahyu Sudrajat ini sebelumnya menerima bantuan anak sekolah, bukan dari keadaan fisiknya yang kurang sempurna.
“Karena untuk keadaan fisiknya tidak masuk dalam kriteria PKH. Keadaan peserta ini sakit akibat kecelakaan beberapa tahun lalu.” jelasnya
Kepala Desa Sambirejo Karyanto, mengaku bangga dengan keputusan warganya yang ingin mundur dari program PKH. Pihaknya berharap hal ini bisa menjadi contoh bagi orang lain. Semoga semangat yang ada dalam diri wahyu sudrajat bisa menginspirasi banyak masyarakat lainnya.
“Artinya tidak berpangku tangan dalam menjalani hidup dan tetap optimis demi kesejahteraan keluarga,” harap Karyanto
Simak selengkapnya : https://youtu.be/pIHikI7NOQA






