RagamWarta.com – Bupati Trenggalek tak larang tradisi Ramadhan yang biasa dilakukan masyarakat, seperti ronda sahur, menyalakan petasan hingga menerbangkan balon udara.
Namun, seluruh aktivitas tersebut diminta tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban agar tidak merugikan orang lain.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan, setiap orang memiliki cara masing-masing dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Karena itu, pemerintah daerah tidak serta-merta melarang tradisi yang sudah berjalan di tengah masyarakat.
“Yang penting batasannya jaga keamanan dan ketertiban,” tegas Mas Ipin saat menggelar pertemuan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, perguruan silat hingga organisasi kemasyarakatan di Gedung Bhawarasa lantai 2, Selasa (10/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Mas Ipin sempat menyinggung tradisi menerbangkan balon udara yang kerap dilakukan saat Ramadhan maupun Hari Raya. Ia meminta agar balon udara diikat sehingga tidak terbang kemana-mana.
“Biasanya ketika Ramadhan maupun Hari Raya, ada tradisi menerbangkan balon. Silakan masyarakat melakukan ini, menerbangkan balon, tapi pastikan balonnya itu diikat sehingga kita bisa pastikan terbangnya tidak membahayakan orang lain. Karena ada kejadian penerbangan balon udara yang mengakibatkan kebakaran lahan pertanian dan rumah,” ujarnya.
Selain itu, penggunaan petasan juga menjadi perhatian. Mas Ipin mengingatkan adanya peristiwa di Blitar yang berujung fatal.
“Kemudian juga dengan petasan, ada kejadian di Blitar yang menyebabkan rumah meledak dan seseorang kehilangan nyawa,” katanya.
Untuk kegiatan ronda sahur, ia mempersilakan masyarakat tetap menjalankan tradisi tersebut. Namun, penggunaan pengeras suara diminta tidak berlebihan agar tidak mengganggu warga lain yang sedang beristirahat.
“Ronda sahur silakan dilakukan tapi jangan menggunakan sound system yang berlebihan karena bisa mengganggu istirahat orang lain,” tambahnya.
Melalui sinergi bersama unsur Forkopimda dan elemen masyarakat, Bupati berharap situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Trenggalek selama Ramadhan tetap kondusif.
Ia pun mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan dan berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman serta khusyuk.






