TRENGGALEK, RagamWarta – Ditengah wabah pandemi Covid-19 Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggagas Pariwisata berbasis pesanan.
Hal ini mengingat Destinasi Wisata merupakan penyumbang terbesar PAD atau Pendapatan Asli Daerah Trenggalek.
Baca juga : Puncak Hari Jadi Trenggalek ke-826, Sederhana Namun Sakral
Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin menjelaskan gagasan tersebut bisa mengukur kapasitas untuk memastikan setiap pengunjung destinasi tetap terjadi jaga jarak agar tidak ada cluster baru. Bahkan bisa sebagai screening awal dan mengetahui trafik Pariwisata untuk memastikan berisiko atau tidaknya calon pengunjung tersebut.
Baca juga : Hari Jadi Trenggalek ke 826, Emil Berharap Masyarakat Trenggalek Optimis ditengah Pandemi
Saat ini aplikasi masih dalam lingkup destinasi wisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata selanjutnya dikolaborasikan bersama jasa wisata lain seperti hotel, restauran yang tidak dimiliki oleh pemerintah.
Arifin menambahkan, akan mengupayakan untuk bergabung lagi dengan aplikasi yang lebih besar dengan nilai plus yakni bisa memiliki platform sendiri.
Baca juga : Melihat Sejarah Monumen TRIP di Trenggalek
Sehingga tidak menutup kemungkinan akan menjadi user lebih mudah, bahkan jika ingin pesan paket wisata di seluruh Indonesia bisa melalui aplikasi tersebut.






