RagamWarta – Keterlambatan vaksin terjadi di Trenggalek, akibatnya sebanyak 2.982 guru dan tenaga kependidikan (GTK) belum masuk dalam penjadwalan vaksinasi.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, jumlah GTK yang bakal menerima vaksin sebanyak 7.500 GTK. Sedangkan yang sudah menerima vaksinasi ada 4.518 GTK.
Baca juga : Harga Cabai Rawit Merah di Trenggalek Double Pedas
Atas keterlambatan tersebut, Totok Rudijanto selaku Kepala Disdikpora Trenggalek telah berkoordinasi dan meminta kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) untuk mengutamakan GTK ketika stok vaksin telah ada.
Menurutnya, GTK tersebut harus menjadi prioritas, karena para GTK merupakan pelayan masyarakat yang wajib menjadi sasaran penerima vaksin.
Baca Juga : Undang Beberapa Dinas, Komisi II DPRD Trenggalek Klarifikasi Isu Izin Tambang Emas
Ditambahkannya, untuk pelaksanaan vaksin dosis pertama hanya untuk GTK di lingkup SMP yang telah selesai 100 persen. Termasuk pegawai honorer maupun pegawai negeri sipil (PNS).






