Ragam Warta – Terlibat dalam proses pengisian awal Bendungan Tugu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin terlihat tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya.
Bagaimana tidak, proses pembangunan bendungan yang menghabiskan waktu bertahun-tahun ini akhirnya sudah hampir selesai.
Baca juga : Samsul Optimis Bendungan Tugu Trengggalek Jadi Sumber Irigasi Warga
Kali ini, Bupati Trenggalek bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas melakukan proses pengisian awal agar nanti pada bulan November bisa di resmikan oleh Presiden RI.
Sementara untuk menyongsong difungsikannya Bendungan Tugu, Bupati Trenggalek sudah merancang berbagai potensi yang bisa dimanfaatkan. Diantaranya untuk reduksi banjir, irigasi, pembangkit listrik, hingga pariwisata.
Baca juga : Amankan PSN, 200 Pekerja Lapangan Bendungan Tugu Trenggalek Divaksin
Hal senada juga diterangkan oleh Kepala BBWS Muhammad Rizal. Pihaknya menerangkan bahwa sebagai upaya percepatan pembangunan impounding dilakukan pada bulan September ini.
Rizal juga menjelaskan bahwa Bendungan Tugu ini memiliki dimensi panjang 437 meter, lebar 12 meter dan tinggi 84 meter. Menurut penuturannya, Bendungan Tugu memiliki daya tampung hingga 9,5 juta m³ debit air.
Baca juga : Begini Upaya Yang Bakal Dilakukan Pemkab Trenggalek Untuk Honorer K2
Dengan daya tampung yang cukup besar, maka tak ayal jika Bendungan Tugu digadang-gadang mampu mereduksi banjir dan jadi simpanan air baku di Bumi Menaksopal.






