Ragam Warta – Isak tangis pun pecah tatkala guru honorer K 2 berswafoto bersama Bupati Trenggalek. Hal tersebut terjadi lantaran 27 honorer K2 yang telah mengabdi puluhan tahun kemungkinan tidak lolos dalam seleksi P3K tahun 2021 ini.
Hal itu dikarenakan banyak dari Guru K2 memperoleh nilai dibawah passing grade atau ambang batas yang telah ditetapkan. Bahkan meskipun telah ditambah afirmasi point, namun masih saja belum bisa mengatrol akumulasi nilai yang diperoleh usai ikuti seleksi.
Baca juga : Mayoritas Guru Honorer K2 di Trenggalek Jatuh Pada Kompetensi Teknis
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mencoba mengupayakan yang terbaik untuk honorer K2 tersebut. Menurut Arifin, guru honorer kategori 2 tidak bisa dinilai hanya dengan passing grade.
Seperti yang dijelaskan Bupati Trenggalek, dalam menyikapi hal ini perlu adanya apresiasi terhadap para honorer K2 tersebut. Dan akhirnya, Pemerintah Daerah memutuskan akan berkirim surat ke kementerian pendidikan untuk memberikan afirmasi lebih tinggi dengan melihat pertimbangan lainnya.







