TRENGGGALEK – Selesainya pembangunan bendungan Tugu tepatnya di menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dialami warga Trengggalek Jawa Timur.
Ketersediaan air baku yang melimpah akan berdampak hasil panen warga. Selain itu kehadiran bendungan tugu akan menjadi destinasi wisata baru, pembangkit listrik serta beberapa manfaat lainnya.
Keberadaan bendungan tugu yang menelan anggaran 1,8 trilliun ini dikerjakan mulai dari tahun 2014. Sedangkan peresmian sendiri akan dilaksanakan pada bulan November 2021 mendatang.
Baca Juga : Bendungan Tugu Bakal Jadi Tonggak Wisata Trenggalek
Bendungan tugu memiliki dimensi panjang 437 meter, lebar 12 meter dan tinggi 84 meter, Bendungan Tugu dapat menampung 9,5 juta m³ debit air.
Dengan tampungan yang cukup besar ini, mega proyes strategis nasional yang digadang menjadi sarana reduksi banjir dan tampungan air baku sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Baca Juga : Tinjau Progres Bendungan Tugu, Pemkab Trenggalek Lirik Potensi Energi Listrik Terbarukan
Adanya bendungan tugu ini berpotensitensi memperluas lahan sawah, selain itu lahan yang dulunya 2 kali panen, juga bisa panen sepanjang tahun karena ketersediaan air.
Selain itu, bendungan ini mampu menampung 9,5 juta m³ air dan berfungsi reduksi banjir, pembangkit listrik yang dihasilkan dari 400 kilo watt dari pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) menjadi 7,6 mega watt.






