RAGAMWARTA – Panitia Khusus IV DPRD Trenggalek ragukan tercapainya indikator kualitas jalan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang saat membahas Laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati tahun 2021.
Keraguan tersebut muncul akibat tingginya indikator sasaran yang tercantum dalam LKPJ, dirasa tidak sesuai kenyataan yang ada di lapangan. Seperti prosentase kualitas jalan kabupaten yang mencapai angka 97,8 persen sementara jaringan irigasi mencapai 95 persen.
Baca juga : Tak Mau Ketinggalan, Aliansi Mahasiswa Se-Trenggalek Unjuk Rasa di Depan Kantor Dewan
Hal tersebut di ungkapkan Sukarodin usai bahas LKPJ Bupati bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah di gedung DPRD Trenggalek. Ketua Pansus IV DPRD Trenggalek ini, menilai capaian indikator dengan kenyataan dilapangan tidak sesuai.
Tidak hanya menyoroti ketidak sesuaian yang ada di Dinas PUPR, politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menyoroti beberapa indikator yang tidak mencapai target. Menurut Sukarodin, ada 18 indikator yang tidak melampaui target sasaran.
Baca juga : Datangi Pengunjuk Rasa, Anggota DPRD Trenggalek Dukung Aspirasi Mahasiswa
Dalam hal ini, Pansus IV DPRD Trenggalek berupaya mengorek penyebab tidak tercapainya beberapa indikator dalam LKPJ Bupati Trenggalek. Karena yang melaksanakan merupakan eksekutif, maka yang mengetahui penyebabnya juga eksekutif.
Setelah penyebab tidak tercapainya indikator ditemukan, Pansus IV DPRD Trenggalek bersama OPD terkait menyusun rekomendasi untuk digunakan pada LKPJ tahun anggaran yang akan datang.






