Trenggalek – Anggota Komisi VI DPR RI Dr. Edhie Baskoro Yudhoyono, B.Com., M.Sc. atau yang akrab di sapa Ibas bersama PT Adhi Karya (Persero) Gelar Sosialisasi Peran UMKM BUMN dalam mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Hotel Hayam Wuruk Trenggalek, Senin (12/12/2022).
Dalam kesempatan itu Anggota DPR RI Ibas menyampaikan bahwa kegiatan sosialiasi peran kemitraan UMKM BUMN ini merupakan bentuk kerja sama antara Komisi VI DPR RI dan Mitra Kerja BUMN Adhi Karya.
Ibas menyampaikan terkait dengan keberhasilan PT. Adhi Karya melalui Rights Issue, Ia juga menyampaikan bahwa PT Adhi Karya (Persero) Tbk. merupakan BUMN Konstruksi dengan kredibilitas yang kuat di Indonesia. ADHI berdiri sejak 1960 merupakan nasionalisasi perusahaan Belanda dan merupakan perusahaan konstruksi pertama yang melantai dibursa Efek sejak tanggal 18 Maret 2002 dengan kode ADHI.
“PT Adhi Karya memiliki karya konstruksi monumental yang hingga kini masih dipergunakanantara lain: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Masjid Istiqlal, Monumen Nasional (Monas), Jembatan Barito, Jembatan Suramadu” Jelasnya.
Tagline beyond construction menunjukan bukan hanya bergerak di bidang konstruksi. Saat ini PT Adhi Karya memiliki empat lini bisnis utama yaitu Enginering & Konstruksi, Properti & Hospitaliti, Manufaktur, Investasi & Konsesi.
Menurut Ibas, PT Waskita Karya memiliki sejumlah prospek yang baik dalam memberikan kontribusi untuk negeri. Salah satunya pada Desember 2021 sd Januari 2022, Waskita Karya menyelesaikan aksi korporasi dengan menerbitkan saham baru (Rights Issue) total nilai Rp 9,44 Triliun. Sementara pada Desember 2022, Waskita akan menyelenggarakan Rights Issue dengan target dana sebesar Rp3,98 triliun.
“Waskita Karya sebagai agen pembangunan di bidang infrastruktur terus memberikan kontribusi positif untuk seluruh masyarakat dan stakeholders dalam membangun Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui pembangunan di berbagai sektor antara lain jalan tol, bendungan, kelistrikan, bangunan gedung, bandar udara, dan jalur perkeretaapian,” terang Ibas.
Sepanjang 2021, Waskita Karya melalui anak perusahaannya yaitu PT Waskita Toll Road telah melakukan strategic partnership untuk empat ruas tol antara lain Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Semarang-Batang, Cinere-Serpong, dan Cibitung-Cilincing.
Sedangkan sepanjang 2022, Waskita Karya melalui anak perusahaannya yaitu PT Waskita Toll Road telah melakukan strategic partnership untuk tiga ruas tol antara lain Cimanggis-Cibitung, Kanci-Pejagan, dan Pejagan-Pemalang.
Selain di dalam negeri, Waskita juga mengerjakan proyek di luar negeri. Waskita telah menyelesaikan antara lain King Faisal Specialist Hospital & Research Centre, King Abdullah Financial District, Burj View Development, dan Mataf Masjidil Haram di Arab Saudi, Abu Dhabi Financial Center, dan Legend Plaza Residential Apartment di Uni Emirat Arab, Bandara Suai dan Jalan Oecusse di Timor Leste






