Respon Keluhan Pedagang Pasar Durenan, Bupati Trenggalek Beri Opsi Dekatkan Pasar Hewan

Rabu, 15 Maret 2023 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ragam Warta – Terselenggaranya acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Trenggalek menjadi momentum bagi pedagang pasar Tradisional untuk menuangkan keluh kesahnya selama ini.

Diketahui pedagang yang menjajakan dagangannya di Pasar Tradisional Durenan tersebut merasa jika saat ini pendapatanya menurun, karena penjualan yang sangat sepi.

Menanggapi keluhan dari warganya, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin terjun langsung ke Pasar Durenan dengan menggandeng Dandim 0806 Letkol Kav. Peddy Adi Prasetyo dan Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, Rabu (15/03/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan Mas Ipin, sapaan Bupati Muda Trenggalek ini, pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang semakin sepi semenjak antara pasar hewan dengan pasar tradisional dipisahkan.

Menurut Arifin, pedagang pasar berharap ada upaya pemerintah Daerah untuk bisa menghidupkan kembali pasar tradisional karena pasar menjadi ladang penghidupan mereka.

Kendati demikian, dengan adanya ketentuan terkait Pemisahan pasar tradisional dengan pasar hewan perlu menjadi pertimbangan lebih mengingat hal tersebut menyangkut kesehatan.

Menurut Mas Ipin, langkah yang akan diambil tidak dengan menggabungkan antara pasar hewan dengan pasar tradisional menjadi satu lokasi, hanya saja jaraknya lebih diperdekat.

“Akses masuknya tetap akses masuk utama pasar, harapannya nanti bisa sama – sama ramai. Pasar hewannya ramai, Pasar Desanya juga ramai,” tuturnya.

Saat turun ke lokasi bersama jajaran forkopimda, Mas Ipin melihat ada lahan kosong yang merupakan aset Desa yang jika dimungkinkan bisa difungsikan menjadi Pasar hewan.

Rencana tersebut merupakan Salah satu Opsi yang ditawarkan pihak pemerintah daerah kepada pedagang yang tentunya dengan harapan Pasar Tradisional nantinya menjadi ramai pengunjung.

“Saat ini masih kita coba untuk didiskusikan. Apakah desa mengijinkan, selain itu pedagang juga perlu diajak ngobrol. Kira-kira pedagang kalau pindah di sini, pedagangnya mau apa tidak. Ini kita bicarakan bersama,” terangnya.

Dulunya, sambung Bupati Muda asal Trenggalek ini, ada sekitar kurang lebih 290-an orang yang berdagang di Pasar Tradisional ini, tapi sekarang setiap harinya hanya ada sekitar 20 orang saja.

Berita Terkait

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite
SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya
SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas
JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan
Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos
Dana Pilkades Trenggalek Dianggarkan Rp5,9 Miliar, Tahapan Dimulai Oktober
PA Trenggalek Tempati Gedung Baru, Akhiri Penantian Bertahun-tahun
Bupati Trenggalek Ajak ASN Tetap Bugar Lewat Turnamen Futsal Dispora Cup

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:02 WIB

SDN 3 Karangturi Belum Dapat Siswa Baru, Disdik Trenggalek Ungkap Penyebabnya

Senin, 13 Juli 2026 - 16:04 WIB

SDN 2 Parakan Hanya Dapat 2 Siswa, MPLS Tetap Berjalan Sesuai Arahan Dinas

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:04 WIB

JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:08 WIB

Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos

Berita Terbaru

Plt Kepala MIN 1 Trenggalek, Sanusi usai ikuti hearing di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (15/7/2026).

Berita

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB

Suasana hearing antara antara wali murid MIN 1 Trenggalek dengan pihak sekolah di gedung DPRD Trenggalek.

Parlemen

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB