Kebun Bambu Inisiasi Bupati Trenggalek Dapat Respon Positif Dari Akademisi

Jumat, 5 Juli 2024 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek mulai membangun kebun bambu di Perkebunan Dilem Wilis, Kecamatan Bendungan dalam rangka percepatan mewujudkan Net Zero Karbon.

Bupati Trenggalek mulai membangun kebun bambu di Perkebunan Dilem Wilis, Kecamatan Bendungan dalam rangka percepatan mewujudkan Net Zero Karbon.

RagamWarta.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam mewujudkan Net Zero Karbon nampaknya tidak hanya isapan jempol belaka. Pasalnya Bupati Trenggalek Mochamad Nur sampai bangun kebun bambu.

Kebun raya bambu rencananya akan diletakkan di Perkebunan Dilem Wilis, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Uniknya, upaya ini mendapatkan banyak dukungan baik dari para akademisi maupun praktisi.

Jika berjalan mulus, diperkebunan Dilem Wilis, Kebun Raya Bambu akan dibangun. Berbagai varietas bambu akan dikembangkan, diteliti hingga dikembangkan untuk hilirisasinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eli Hendrik Sanjaya dari Pusat Sains dan Rekayasa LPPM Universitas Negeri Malang mengatakan bahwa pihaknya akan mencoba mensupport dari berbagai bidang. Menurutnya untuk meneliti bambu, memerlukan banyak bidang.

“Kami dari biologi nantinya lebih kepada varietasnya Bambu. Kemudian Carbon Capture kajiannya dari kimia. Selanjutnya dari Geografi untuk Land Degeneration Mitigation. Kemudian ada dari pangan, terus dari mesin juga nanti ketika mau diproduksi produk usaha, realisasinya,” ujar Eli Hendrik.

Selain itu ada juga seni kriya kerajinan bambu dan macam-macam nantinya. Ada banyak hal yang bisa dimanfaatkan dari pohon bambu. Tentu hal ini memerlukan konservasi mulai dari tanam, hingga hilirisasi produk.

“Manfaat sama seperti yang disampaikan Bupati Trenggalek, yaitu keberlanjutan. Jadi kita tidak hanya memikirkan diri kita saja, namun juga anak cucu kita nanti. Termasuk juga menjaga ketersediaan air, karena konservasi bambu juga menjaga keberadaan air sangat bagus,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat penanaman bambu di Kebun Raya ini mengatakan bahwa banyak instansi hingga asosiasi ikut mendukung untuk bisa memiliki Kebun Raya Bambu.

“Dan Kebun Raya Bambu ini nanti menjadi semacam laboratorium hidup, yang berfokus kepada bagaimana ekonomi dan ekologi itu bisa berjalan beriringan,” ungkap pria yang akrab disapa Mas Ipin.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa upaya yang dilakukannya sekarang ini mungkin akan dirasakan manfaatnya ketika tiga sampai empat tahun mendatang. Jadi untuk saat ini langkah-langkah besar perlu disiapkan.

“Jadi ini perjalanan panjang, butuh Istiqomah. Karena kalau tidak, bisa jadi nanti aktor-aktor nya protol semua. Kalau aktornya potrol semua, ya nggak bakal jadi apa-apa. Hari ini cuman jadi ceremony saja,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden
72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan
Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo
Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot
Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI
JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan
Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos
Dana Pilkades Trenggalek Dianggarkan Rp5,9 Miliar, Tahapan Dimulai Oktober

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:02 WIB

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:04 WIB

Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:04 WIB

Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05 WIB

Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI

Berita Terbaru