Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Trenggalek, Yusuf Widharto saat dikonfirmasi awak media.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Trenggalek, Yusuf Widharto saat dikonfirmasi awak media.

RagamWarta.com – Sayembara logo Hari Jadi Trenggalek ke-832 belum tutup. Warga yang ingin berpartisipasi diminta mengirimkan karya paling lambat Kamis (23/7/2026) pukul 00.00 WIB.

Selain ingatkan tanggal penutupan, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Trenggalek, Yusuf Widharto juga ingatkan larangan penggunaan Artificial Intelligence (AI).

Dalam pernyataannya, Yusuf menegaskan larangan penggunaan AI menjadi salah satu persyaratan utama. Aturan ini diterapkan untuk menjaga nilai kreativitas dan orisinalitas setiap karya yang dikirim peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu salah satu persyaratan utama. Karena ini bentuk kreativitas, tentu harus benar-benar karya orisinal dan tidak ada yang menggunakan AI. Itu syarat utamanya,” ujar Yusuf, Rabu (22/7/2026).

Hingga H-1 penutup, jumlah peserta yang telah mendaftar masih sekitar 15 orang. Namun, Yusuf memperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah menjelang penutupan pendaftaran.

“Sampai saat ini masih sekitar 15 peserta. Namun biasanya peserta membludak pada detik-detik terakhir, yakni sampai batas akhir pendaftaran tanggal 23 Juli pukul 00.00 WIB,” katanya.

Tema “Hambeging Bumi” Jadi Acuan Penilaian

Yusuf menjelaskan, sayembara logo ini merupakan ruang untuk warga Trenggalek asli khususnya generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus berpartisipasi dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-832.

Tahun ini, desain logo mengusung tema Hambeging Bumi, yang mencerminkan ajakan untuk tidak melupakan jati diri Kabupaten Trenggalek sebagai daerah yang tumbuh dan berkembang dari kekayaan alamnya.

“Pak Bupati mengajak kita agar tidak melupakan jati diri Kabupaten Trenggalek. Kita dibesarkan oleh bumi, sehingga harus tetap mencintai lingkungan serta menjaga kebersamaan dan kerukunan masyarakat,” jelasnya.

Skema Penilaian Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek

Dalam proses penilaian, tim juri akan menyeleksi 10 karya terbaik. Selanjutnya, tiga besar akan ditentukan langsung oleh Bupati Trenggalek sesuai kesesuaian desain dengan tema yang diusung.

Pemenang sayembara akan memperoleh uang pembinaan sebesar Rp3 juta untuk juara pertama, Rp2 juta bagi juara kedua, dan Rp1 juta untuk juara ketiga.

Pemkab Trenggalek menargetkan logo Hari Jadi ke-832 resmi diluncurkan pada 30 Juli 2026, sehingga dapat digunakan dalam seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi Trenggalek tahun ini.

Berita Terkait

Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot
JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan
Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos
Dana Pilkades Trenggalek Dianggarkan Rp5,9 Miliar, Tahapan Dimulai Oktober
PA Trenggalek Tempati Gedung Baru, Akhiri Penantian Bertahun-tahun
Bupati Trenggalek Ajak ASN Tetap Bugar Lewat Turnamen Futsal Dispora Cup
Bupati Tunjuk Triadi Admono Jadi Pj. Sekda Trenggalek
Pilkades Trenggalek 2027 Pakai Sistem Bumbung Kosong untuk Calon Tunggal

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:04 WIB

Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05 WIB

Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:04 WIB

JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:08 WIB

Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:01 WIB

Dana Pilkades Trenggalek Dianggarkan Rp5,9 Miliar, Tahapan Dimulai Oktober

Berita Terbaru

Harmadji perlihatkan manuskrip kuno miliknya usah di bersihkan atau dijamas. (Foto: Antara/Destyan Sujarwoko)

Budaya

Lestarikan Warisan Leluhur lewat Jamasan Manuskrip Kuno

Kamis, 23 Jul 2026 - 17:13 WIB