Ansor Kampak Trenggalek Datangi Kepolisian, Minta Kasus Pencabulan Pemuka Agama Dipercepat

Jumat, 30 Agustus 2024 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pertemuan antara PAC GP Ansor Kecamatan Kampak dengan Kasat Reskrim Polres Trenggalek. (Foto : Istimewa)

Suasana pertemuan antara PAC GP Ansor Kecamatan Kampak dengan Kasat Reskrim Polres Trenggalek. (Foto : Istimewa)

RagamWarta.com – Sejumlah pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Kampak datangi Polres Trenggalek. Mereka mendatangi Mabes Polres Trenggalek pada Kamis (29/8/2024).

Para pengurus PAC Ansor itu meminta kejelasan atas penanganan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan seorang pemuka agama terhadap santrinya hingga melahirkan seorang anak.

Bahkan pengurus Ansor Kampak itu mendampingi pihak keluarga korban pencabulan untuk  bertemu dengan pihak kepolisian. Mereka lantas berhasil dipertemukan dengan Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bersama keluarga korban datang ke polres untuk menanyakan kejelasan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan seorang kiai di Kecamatan Kampak,” jelas Dewan Penasehat Ansor Kecamatan Kampak, Imam Safii.

Dalam pertemuan yang dilakukan secara tertutup itu, Polres Trenggalek memastikan bahwa penyelidikan terhadap dugaan kasus pencabulan seroang santriwati oleh pemuka agama ini akan terus berlanjut.

Saat ini, pihak kepolisian masih berupaya mengumpulkan alat bukti dalam kasus ini. Pihak Kepolisian memastikan penanganan kasus masih terus berjalan.

“Dari hasil pertemuan, pihak kepolisian mengaku bahwa penanganan kasus ini tetap berjalan,” imbuh Imam Safii saat ditemui awak media usai temui Kasat Reskrim Polres Trenggalek.

Dalam kesempatan ini, pihak kepolisian Polres Trenggalek meminta keluarga korban dan juga pengurus Ansor Kecamatan Kampak untuk bersabar terlebih dahulu.

“Memang kasus ini berjalan alot. Jadi kami diminta untuk bersabar dahulu,” ujar Dewan Penasehat Ansor Kecamatan Kampak.

Di sisi lain, saat ini bayi yang dilahirkan oleh korban telah berusia sekitar 40 hari. Dan selama ini tidak ada komunikasi antara keluarga korban dan terduga pelaku yang diketahui merupakan seorang pemuka agama.

“Sampai saat ini terduga pelaku dan korban tidak ada komunikasi sama sekali,” terangnya.

Sedangkan, kedatangan pihak keluarga korban meminta agar Polres Trenggalek segera mengusut tuntas dugaan kasus pencabulan santriwati yang dilakukan oleh kyai tersebut.

Hal ini dimaksudkan supaya korban bisa mendapatkan keadilan atas kasus yang dialaminya.

“Harapan keluarga, jika benar terbukti maka pelaku harus mendapatkan hukuman setimpal sehingga korban mendapat keadilan. Namun jika tidak terbukti juga harus ada pemulihan nama baik terduga pelaku,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin belum bisa berkomentar banyak atas pertemuannya dengan pengurus GP Ansor Kecamatan Kampak.

Meskipun begitu, berdasarkan informasi terakhir yang didapatkan pihak Polres Trenggalek masih menunggu hasil DNA untuk membuktikan ayah biologis dari anak tersebut.

Berita Terkait

Kebakaran Showroom Motor di Trenggalek: 43 Unit Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp700 Juta!
Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Kebakaran Showroom Motor di Trenggalek: 43 Unit Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp700 Juta!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Berita Terbaru