Wagub Jatim Telisik Indikasi Pemotongan PIP di SMAN 1 Kampak

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak datangi kantor Cabang Dinas Pendidikan Pemprov Jatim yang ada di Trenggalek.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak datangi kantor Cabang Dinas Pendidikan Pemprov Jatim yang ada di Trenggalek.

RagamWarta.com – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyoroti dugaan adanya pemotongan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di SMAN 1 Kampak, Trenggalek.

Dugaan pemotongan PIP itu muncul setelah gelombang keluhan siswa SMAN 1 Kampak terkait iuran dana komite mencuat ke publik pada Selasa, 26 Agustus 2025. Menurut Emil, dana PIP tidak boleh dipotong dengan alasan apapun.

“Masalah KIP satu sen pun tidak boleh ada yang dipotong. Harus sampai ke siswa. Kadang ada alasan baik, misalnya takut dipakai untuk pulsa. Tapi kalau aturannya diberikan ke siswa, ya harus diberikan,” tegas Emil, Rabu (27/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah awal, Emil akan menggelar rapat terbatas bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim wilayah Tulungagung-Trenggalek, Sindhu Widyabadra serta memanggil Kepala SMAN 1 Kampak, Bahtiar Kholili.

Pria yang juga mendapat amanah menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini juga meminta pihak sekolah melibatkan orang tua atau wali murid penerima PIP agar penggunaan bantuan lebih tepat sasaran.

“Beri tahu orang tua atau wali murid kalau anaknya memperoleh bantuan PIP. Dengan begitu l penggunaannya jelas, terutama untuk keperluan sekolah,” lanjutnya.

Tidak hanya menyoroti adanya indikasi pemotongan PIP, Suami Arumi Bachsin ini juga mewanti-wanti dalam menghimpun dana komite dan melarang iuran yang bersifat wajib.

Menurutnya, pengelolaan dana komite harus transparan, dapat dipertanggungjawabkan, dan tidak boleh ada untuk pemaksaan.

“Pengelolaannya harus jelas, transparan dan bisa dipertanggungjawabkan di rapat komite sekolah dan tidak boleh ada yang dipaksa. Jangan sampai ada yang merasa dikucilkan seandainya tidak ikut berpartisipasi,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Kebakaran Showroom Motor di Trenggalek: 43 Unit Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp700 Juta!
DPRD Trenggalek Soroti Revitalisasi 4 Destinasi Wisata 2027, Ini Catatan Pentingnya
PAD Pariwisata Trenggalek Baru 68 Persen, DPRD Pertanyakan Target Rp9,2 Miliar
Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Kebakaran Showroom Motor di Trenggalek: 43 Unit Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp700 Juta!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:25 WIB

DPRD Trenggalek Soroti Revitalisasi 4 Destinasi Wisata 2027, Ini Catatan Pentingnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:58 WIB

PAD Pariwisata Trenggalek Baru 68 Persen, DPRD Pertanyakan Target Rp9,2 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Berita Terbaru