Siswa SMAN 1 Kampak Tuntut Transparansi Penggunaan Anggaran

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswi SMAN 1 Kampak bentangkan postes kritik saat aksi damai di halaman sekolah.

Siswi SMAN 1 Kampak bentangkan postes kritik saat aksi damai di halaman sekolah.

RagamWarta.com – Ratusan siswa SMAN 1 Kampak, menuntut transparansi pengelolaan anggaran. Tuntutan itu mereka suarakan melalui aksi damai di halaman sekolah pada Selasa (26/8/2025).

Para siswa mengaku resah karena tidak jelasnya aliran dana dari berbagai iuran yang selama ini dibebankan. Oleh karena itu, mereka minta pihak sekolah membuka data penggunaan dana, termasuk siapa saja siswa yang sudah membayar maupun yang belum.

“Kami hanya ingin transparansi. Tidak menuntut macam-macam. Yang kami minta hanyalah kejelasan uang itu digunakan untuk apa saja,” kata Suci Nurma, siswi kelas XII.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal serupa disampaikan Lusiana Putri. Ia mengungkapkan bahwa meskipun siswa rutin diminta membayar amal jariyah, infak Jumat, hingga Tabungan Akhirat untuk pembangunan masjid, biaya kegiatan sekolah seperti lomba tetap ditanggung secara pribadi.

“Di sini banyak sekali infak dan iuran lain, tapi kami tidak tahu uangnya mengalir ke mana. Saat ada lomba, kami tetap harus bayar sendiri,” ujarnya.

Lusiana juga menambahkan jika upaya meminta data pembayaran siswa tidak pernah dipenuhi pihak sekolah.

“Saat kami minta data siapa saja siswa yang sudah membayar dan belum, pihak sekolah tidak berkenan memberikan. Alasannya takut ketahuan LSM,” ungkapnya.

Kepala SMAN 1 Kampak, Bahtiar Kholili sempat menemui massa aksi untuk memberikan klarifikasi. Namun, penjelasan itu dinilai belum memuaskan tuntutan para siswa.

Dalam aksi ini, para siswa mengenakan kaus hitam dan celana abu-abu khas sekolah. Beruntung aksi berlangsung tertib tanpa ada tindakan anarkis.

Siswa berharap sekolah dan komite segera memberikan penjelasan terbuka serta memastikan setiap iuran diumumkan secara jelas agar tidak menimbulkan kecurigaan, baik di kalangan pelajar maupun orang tua.

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan
Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Berita Terbaru