Ragamwarta.com – Meski terpuruk di posisi juru kunci, atlet Trenggalek yang berhasil meraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 tetap menerima bonus pembinaan dari Pemkab Trenggalek.
Total bonus yang disalurkan mencapai Rp132 juta dan diberikan secara simbolis oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau yang akrab disapa Mas Ipin di GOR Jwalita Trenggalek, Rabu (1/10/2025).
Menurut penjelasan Mas Ipin, pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para atlet agar bisa terus meningkatkan prestasi di masa mendatang.
“Harus lebih semangat dan ditingkatkan lagi prestasinya, tahun depan harus lebih baik lagi posisinya secara umum,” ujar Mas Ipin saat sambutan di hadapan puluhan atlet Trenggalek yang berhasil meraih medali di Porprov Jatim.
Pada Porprov IX yang berlangsung di Malang Raya, kontingen Trenggalek meraih total 11 medali, terdiri dari 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu. Atlet peraih medali emas memperoleh bonus Rp10 juta, perak Rp7,5 juta, dan perunggu Rp5 juta.
Sementara pelatih dan official juga mendapat penghargaan, dengan rincian Rp5 juta untuk emas, Rp3,5 juta untuk perak, dan Rp2,5 juta untuk perunggu.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Trenggalek, Agoes Setiyono menegaskan konsistensi Pemkab dalam mendukung prestasi olahraga multievent, mulai dari Porkab, Porprov, hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Termasuk di Porprov Malang kemarin ada beberapa cabang olahraga yang meraih prestasi dan pak bupati sudah memerintahkan agar memberikan apresiasi baik kepada atlet maupun pelatihnya,” terang Agoes.
Menurutnya, prestasi yang diraih atlet tidak bisa dilepaskan dari peran official dan pelatih.
“Atlet selalu diarahkan dan dibimbing. Pemkab tidak hanya melihat hasil akhir, tapi juga proses membangun. Mewujudkan prestasi itu tidak sendirian, tapi bersama official dan pelatih yang besar andilnya dalam cabang olahraga tersebut,” jelasnya.
Salah satu atlet penerima bonus, Adinda Catur Desvita Putri peraih medali emas cabang olahraga gantole, mengaku bersyukur atas perhatian Pemkab.
Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya itu menyebut bonus pembinaan sangat bermanfaat bagi pendidikannya.
“Alhamdulillah uangnya bisa digunakan untuk kuliah,” kata Adinda.






