RagamWarta.com – Donasi TPP ASN Trenggalek yang dihimpun oleh Baznas diketahui tidak lagi mengalir sejak bulan Juli 2025.
Padahal, dana yang dihimpun dari iuran sukarela tersebut terbukti memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama untuk perbaikan jalan berlubang dan infrastruktur dasar.
Berdasarkan data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Trenggalek, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp1,6 miliar.
Hingga akhir November, uang tersebut telah terserap sekitar 80 persen, sementara sisanya direncanakan digunakan pada akhir Desember.
“Sisanya sekitar 20 persen dialokasikan pada pertengahan hingga akhir Desember ini,” ujar Humas Baznas Trenggalek, Deni Riani saat dikonfirmasi awak media, Jumat (12/12/2025).
Meski manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, sumbangan justru berhenti sejak Juli lalu. Hingga saat ini, Baznas Trenggalek memastikan tidak ada lagi bantuan yang masuk ke rekening.
“Saat ini sudah tidak ada donasi yang masuk. Terakhir sekitar bulan Juli,” kata Deni.
Deni juga menjelaskan bahwa iyuran paling banyak digunakan untuk perbaikan jalan berlubang yang menjadi akses utama masyarakat. Selain itu, infaq juga dimanfaatkan untuk perbaikan irigasi yang tergerus air hujan, khususnya di sisi jalan.
“Kebanyakan digunakan untuk tembel-tembel jalan. Selain itu juga untuk perbaikan irigasi yang tergerus air saat hujan, termasuk penanganan jalan longsor yang digunakan masyarakat,” jelas Deni.
Pihaknya juga tidak bisa memastikan ke depan program seperti ini masih mungkin dilakukan atau tidak. Karena ini merupakan hasil koordinasi bersama pemerintah daerah.
“Kalau nanti program ini selesai, kemungkinan tahun depan ada agenda lagi. Namun prinsipnya karena ini merupakan program sinergi bersama, artinya, bukan murni program Baznas,” pungkas Deni.
Digagas Bupati, Donasi TPP ASN Trenggalek Bersifat Sukarela
Program sumbangan ini digagas langsung oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan bersifat sukarela.
Gagasan tersebut disampaikan dalam apel, dimana Bupati Trenggalek menawarkan pemotongan tambahan penghasilan pegawai sebagai bentuk partisipasi pegawai dalam mendukung pembangunan daerah.
Baik PNS dan PPPK kemudian sepakat berdonasi secara sukarela dari take home pay masing-masing. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Trenggalek pada Senin, (3/3/2025)
Contoh Nyata Pemanfaatan Donasi di Kecamatan Watulimo

Salah satu contoh konkret pemanfaatan program ini terlihat pada penambalan jalan di Kecamatan Watulimo. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Trenggalek melalui Satgas DAYA pada Jumat, (4/7/2025)
Penambalan jalan tersebut menggunakan anggaran sumbangan sebagai upaya percepatan perbaikan jalan berlubang berbasis gotong royong, tanpa menunggu proses anggaran reguler yang panjang.






