RagamWarta.com – Doding Rahmadi resmi pimpin KONI Trenggalek, ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang digelar di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Sabtu (31/1/2026).
Doding menggantikan Nurhadi yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek.
Penetapan Doding Rahmadi yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Trenggalek tersebut berlangsung tanpa dinamika berarti.
Seluruh peserta Musorkablub sepakat menetapkannya sebagai Ketua Umum KONI Trenggalek untuk sisa masa bakti kepengurusan 2026–2028.
Musorkablub Dinilai Sesuai AD/ART KONI Trenggalek
Penanggung Jawab Musorkablub KONI Trenggalek, Adit Suparno, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musorkablub telah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.
Menurutnya, Musorkablub merupakan forum tertinggi organisasi yang dapat digelar sebelum masa kepengurusan berakhir apabila terjadi kondisi berhalangan tetap.
“Pada saat penyampaian tata tertib memang ada usulan dan saran, namun pada intinya pelaksanaan Musorkablub ini sudah sesuai AD/ART. Urgensinya jelas karena kepengurusan belum berjalan dua tahun dan terjadi pengunduran diri ketua umum,” ujar Adit.
Ia menambahkan, urgensi pelaksanaan Musorkablub juga telah ditegaskan oleh perwakilan KONI Provinsi Jawa Timur yang hadir dalam forum tersebut.
Hasil Musorkablub kemudian menetapkan Doding Rahmadi sebagai Ketua Umum KONI Trenggalek secara aklamasi.
“Pak Doding mulai menjabat per 1 Februari 2026 hingga Maret 2028. Setelah itu harus dilakukan Musorkab biasa untuk memilih ketua umum baru,” jelasnya.
Adit juga menyampaikan bahwa seluruh dokumen hasil Musorkablub, mulai dari surat keputusan, berita acara, hingga daftar hadir peserta, akan segera dikirimkan ke KONI Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari prosedur administrasi organisasi.
Terkait kepengurusan, Adit menyebut ketua umum terpilih memiliki kewenangan untuk melakukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap pengurus yang dinilai kurang produktif.
Namun, langkah tersebut harus ditempuh melalui mekanisme rapat pleno dan dilengkapi dengan berita acara resmi.
Doding Fokuskan Persiapan Porprov Jatim 2027
Sementara itu, Ketua Umum KONI Trenggalek terpilih, Doding Rahmadi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh cabang olahraga (cabor) yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin KONI Trenggalek.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh rekan-rekan cabor di Kabupaten Trenggalek. Hari ini saya diputuskan dalam forum Musorkablub untuk melanjutkan kepemimpinan Pak Nurhadi,” kata Doding.
Doding menegaskan bahwa masa kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan prestasi atlet dan pembenahan tata kelola olahraga daerah, dengan target utama menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
“Target jangka pendek tentu Porprov 2027. Kalau kita ingin prestasi meningkat, persiapannya harus dimulai sekarang dengan perencanaan yang jelas,” tegasnya.
Ia memaparkan lima fokus utama kepengurusan KONI Trenggalek ke depan, yakni peningkatan prestasi atlet, penguatan sumber daya pelatih, pembenahan sarana dan prasarana olahraga melalui kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, perbaikan tata kelola organisasi, serta penguatan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.
Menurut Doding, olahraga harus dipandang sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. “Olahraga membangun jiwa dan raga. Melalui olahraga, kita membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera,” ujarnya.
Terkait target prestasi di Porprov Jawa Timur 2027, Doding menegaskan bahwa KONI Trenggalek tidak ingin kembali berada di papan bawah klasemen. “Target kita realistis, minimal peringkat menengah. Jangan sampai Trenggalek kembali berada di posisi juru kunci,” pungkasnya.






