RagamWarta.com – Pelanggaran lalu lintas selama sepekan pelaksanaan Operasi Patuh 2026 di Trenggalek ternyata lebih banyak dilakukan pengendara berusia dewasa.
Sementara itu, pelanggaran yang melibatkan kalangan pelajar tercatat relatif lebih sedikit. Padahal di tahun-tahun sebelumnya pelanggar justru didominasi oleh pelajar.
Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Kharisma Afriansyah menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penindakan selama sepekan, mayoritas pelanggar berusia diatas 21 tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa persoalan kedisiplinan berlalu lintas tidak hanya dilanggar oleh kalangan pelajar, namun orang dewasa pun banyak.
“Mayoritas pelanggar berusia sekitar 21 tahun ke atas. Jadi, untuk pelanggaran yang dilakukan kalangan pelajar relatif lebih sedikit,” jelas AKP Afriansyah saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).
Pihaknya juga menyebutkan bahwa, pelanggaran di tahun 2026 ini justru lebih banyak ditemukan pada kelompok masyarakat umum atau pengendara usia dewasa.
“Kebanyakan kepada usia dewasa, masyarakat umum,” imbuhnya.
Perlu diketahui, selama sepekan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Trenggalek mencatat ribuan pelanggaran melalui berbagai metode penindakan.
Dengan rincian lima pelanggaran ditindak melalui tilang manual, sedangkan 2.020 pelanggaran terjaring melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Walaupun demikian, petugas dilapangan tidak langsung serta merta mengenakan tilang atau bukti pelanggaran. Pasalnya ada 800 pelanggar yang hanya diberi teguran tertulis.
Menurut Kasatlantas Polres Trenggalek, teguran tertulis itu diberikan melalui aplikasi khusus yang dimiliki kepolisian. Hali ini dilakukan agar pengendara tidak mengulangi pelanggarannya.
“Kami memiliki aplikasi teguran tertulis. Itu kami sampaikan kepada pelanggar. Apabila masih melanggar, nantinya akan kami lakukan tindakan secara manual,” terangnya.
Perlu diketahui, Operasi Patuh Semeru 2026 sendiri berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Melalui operasi ini, Satlantas Polres Trenggalek berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat.
Selain itu, kedisiplinan pengendara diharapkan tumbuh dari kesadaran masing-masing. Sehingga keselamatan bersama di jalan raya dapat lebih terjaga.






