RagamWarta.com – Berburu kepala kerbau dalam tradisi Nyadran Dam Bagong seperti jadi perlombaan. Seolah-olah berburu rezeki di dasar Dam Bagong, dan yang berhasil menemukannya punya kebanggaan tersendiri.
Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga yang datang saat prosesi Nyadran bernama Yoniawan. Ia berhasil mendapatkan kepala kerbau dan langsung mendapatkan sorakan dari masyarakat yang menonton.
Padahal Dam Bagong yang berada di Kelurahan Ngantru, masuk Kecamatan Trenggalek itu memiliki kedalaman hingga empat meter. Walaupun penuh resiko, Yoni dengan semangat berebut kepala kerbau bersama rekan-rekannya.
“Setelah di lempar dari atas langsung berebut di dasar sungai. Untuk kedalamannya kurang lebih ada 3-4 meter,” tutur Yoniawan, Jumat (7/6/2024).
Pihaknya merasa senang setalah berhasil mendapatkan kepala kerbau karena beberapa tahun belakangan tidak bisa ikut berebut Kepala Kerbau di Dam Bagong.
“Lega, dulu sering dapat seperti ini. Tapi dua tahun belakangan saya tidak ikut berebut,” terangnya.
Nantinya kepala kerbau bakal dimasak, namun untuk tengkoraknya akan diserahkan pada juru kunci Makam Ki Ageng Menak Sopal.
“Kulit dan dagingnya akan kita masak, sementara tanduk dan tengkorak kepala kerbau sudah diwejang untuk diserahkan ke eyangnya,” tutur Yoni.
Perlu diingat, setiap Bulan Selo dalam penanggalan jawa bakal diperingati upacara adat Nyadran Dam Bagong. Dalam acara tersebut terdapat prosesi larung kepala kerbau putih sebagai simbol dari gajah putih.
Rangkaian upacara adat ini diawali sejak Kamis (6/6/2024) dengan melakukan kirab kerbau dari Makam Nyai Roro Krandon di Desa Kerjo, Kacamatan Karangan menuju Pendopo Manggala Praja Nugraha.
Setelah diarak, kerbau tersebut lalu disembelih dan diadakan pagelaran wayang ruwatan di Pendapa Makam Ki Ageng Menak Sopal, di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek.
Potongan kepala beserta tulang dan kulit yang diberi nama Suryo Maeso Tunggo tersebut diarak ke tengah Dam Bagong untuk kemudian ditenggelamkan.
Sementara itu, warga desa yang telah menunggu di bawah aliran Dam Bagong langsung menceburkan diri ke air dan memperebutkan kepala kerbau yang diyakini bisa mendatangkan rezeki itu






