Pansus II DPRD Trenggalek Bahas RPJPD, Kuliti Rencana Net Zero Carbon

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat kerja antara Pansus II DPRD Trenggalek bersama Tim Asistensi Pemerintah Daerah di gedung DPRD Trenggalek.

Rapat kerja antara Pansus II DPRD Trenggalek bersama Tim Asistensi Pemerintah Daerah di gedung DPRD Trenggalek.

RagamWarta.com – Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Trenggalek masuki tahap pembahasan Panitia Khusus. Pansus II yang mendapat bagian bab 3 dan 4 dengarkan paparan dari tim asistensi.

Dijelaskan ketua Pansus II DPRD Trenggalek, Mugianto bahwa kali ini rapat perdana dengan tim asistensi dari Pemerintah Daerah. Selain itu, Pansus juga klarifikasi isi materi yang terkandung dalam RPJPD.

“Ada beberapa hal yang tadi kita diklarifikasi tentang isi materi RPJPD. Mulai dari posisi IPM kita berapa, kemudian PDRB kita itu berapa hingga hari ini. Dan rancangan dari tahun 2024 sampai 2045 itu seperti apa,” ujar Mugianto, Rabu (12/6/2024).

Seperti yang telah diketahui masyarakat, bahwa cita-cita besar Trenggalek yakni menuju Net Zero Carbon. Oleh karena itu Pansus II ingin memastikan langkah atau hal yang disiapkan sudah sesuai atau belum.

“Ya kita ingin memastikan isi dari RPJPD kita hingga tahun 2045 sudah sesuai atau belum. Jika memang mantap Net Zero Carbon, lantas berapa estimasi jumlah karbon kita, atau berapa persediaan oksigennya,” jelas Mugianto.

Jika dilihat secara kasat mata memang di Trenggalek masih banyak hutan maupun pohon. Bahkan 65% wilayah Trenggalek merupakan kawasan Perhutani. Apalagi mata pencaharian warga Trenggalek kebanyakan petani.

“Saya yakin posisi Trenggalek itu sangat ideal jika memang ingin dikembangkan ke arah perdagangan karbon. Maka tinggal memastikannya saja, berapa kadar oksigen yang bisa kita jual belikan,” tutur Mugianto.

Disampaikan Mugianto, pihaknya menyakini bahwa kadar oksigen di Trenggalek masih lebih tinggi jika dibanding kadar karbon. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada tim asistensi untuk menghitung prosentase kandungannya.

“Kami yakin bahwa di Trenggalek ini masih plus oksigennya. Kalau memang seperti itu, tinggal memastikan kondisi Trenggalek saat ini berapa sih jumlah oksigen yang bisa kita jual,” ucapnya.

Ketika ditanya mengenai seberapa besar potensi Trenggalek bisa menangkap peluang jualan carbon, Mugianto mengaku belum bisa memberikan. Pasalnya yang belum ada standar harga yang mengatur jumlah konversinya.

“Kalau secara menyeluruh kelihatannya belum nampak. Ada yang katanya baru di hitung itu wilayah hutan bakau di Watulimo. Disana ada 102 hektar kurang lebih itu bisa menghasilkan 20.000 ton. Ini tinggal dikonversi saja,  per-tonnya berapa, nah itu tinggal menjual aja,” pungkasnya.

Berita Terkait

LKPJ Trenggalek 2025 Mulai Dibahas Pansus, Tekankan Outcome dan Ingatkan Pejabat Baru
Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah
Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi
Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati
Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3
Jadwal DPRD Trenggalek di Bulan Puasa Terbatas, Banmus Hanya Akan Fokus Ranperda dan LKPJ
Agenda DPRD Trenggalek di Bulan Ramadan Fokus Bahas Raperda
DPRD Trenggalek Setujui Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 18:09 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Mulai Dibahas Pansus, Tekankan Outcome dan Ingatkan Pejabat Baru

Senin, 9 Maret 2026 - 16:08 WIB

Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:05 WIB

Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:06 WIB

Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:12 WIB

Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3

Berita Terbaru