Bakal Dijadikan Agenda Tahunan ,Indonesia Climbing Festival (ICF) Di Trenggalek Sukses Digelar

Jumat, 21 Juni 2019 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Trenggalek menjadi tuan rumah Indonesia Climbing Festival yang di gelar di lokasi tebing gunung Sepikul, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan agenda skala Nasional yang baru pertama kali terlaksana di Trenggalek dengan waktu dua hari mulai Jumat-Sabtu (21-22/6/2019). Peserta ICF selain dari Trenggalek, juga banyak dari luar daerah. Bahkan mulai dari pemula hingga profesional.

Bupati Trenggalek Moch. Nuf Arifin mengatakan, kegiatan ini merupakan event Nasional yang di selenggarakan pertama kali di Trenggalek. Dengan melihat pelaksanaan festival ini dan kedepan jika akan dijadikan festival tahunan Pemkab Trenggalek siap untuk memfasilitasi agar kegiatan ini lebih besar.

Karena selain olah raga panjat tebing, ada juga potensi wisata tebing, itu yang akan dikembangkan.

“Perencanaan kedepan bagaimana nanti akan tetap dibahas, karena memang di Kecamatan Watulimo ini masih banyak sekali potensi spot yang bagus. Mulai dari tebing, goa, air terjun, mangrove bahkan pantai mulai dari yang pasir putih dan lainnya,” paparnya, Jumat (21/6/2019)

Disampaikan Arifin, jika dilihat dari situ kedepan pihaknya menginginkan wilayah itu menjadi paket lengkap untuk para wisatawan agar bisa wisata di Watulimo dengan banyak pilihan.

Sebab dari evaluasi promosi wisata kemarin, masih banyak terjadi masalah bagi wisatawan. Seperti ketika telah dipromosikan spot wisatanya, bahkan wisatawan sudah pasti dan melakukan wisata ke Trenggalek, namun mereka sering bertanya dimana tempat menginapnya.

“Dari permasalahan tersebut Pemkab juga telah berupaya menggagas lelang investor dan memang telah dilaksanakan. Namun untuk membangun hotelnya sendiri, juga membutuhkan waktu paling tidak tiga tahun baru bisa di tempati,” tuturnya.

Jadi lanjut Arifin, dari permasalahan yang ada untuk sementara akan di perbanyak tenda di tebing atau camp di berbagai spot wisata, bahkan akan di sediakan mobil caravan.

Sehingga nanti begitu akan pergi ke tempat wisata di Trenggalek, wisatawan bisa sewa mobil sekaligs tempat tidurnya. Selain itu juga akan dimaksimalkan spot yang telah dilengkapi MCK dan tempat tidur.

” Gagasan ini mungkin nanti akan menjadi pilihan menarik dan masuk akal bagi wisatawan yang akan pergi berwisata di Trenggalek,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru