Tim Gabungan di Trenggalek Sidak Pasar, Cegah Panic Buying

Sabtu, 21 Maret 2020 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENGGALEK, RagamWarta.com – Tim gabungan di Trenggalek melakukan penyuluhan ke pasar tradisional maupun pasar modern. Langkah itu sebagai antisipasi dampak corona atau covid-19 pada ketersediaan bahan pokok, 

Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Pangan, Kominfo, serta Satuan Polisi Pamong Praja itu juga memeriksa apotek yang menjual alat kesehatan (alkes).

Upaya ini dilakukan setelah adanya keputusan sosial distance oleh pemerintah pusat hingga daerah karena wabah corona  terus merebak di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus Setiyono, kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, menerangkan hasil pantauan tim gabungan tidak mendapati adanya masyarakat yang melakukan pembelian bahan pokok secara besar-besaran.

Baca juga : Jaga Daya Tahan Tubuh Solusi Tangkal Penularan Virus

“Setelah pemantauan yang dilakukan oleh tim hari ini, secara umum tidak ada lonjakan kenaikan harga pada bahan pokok. Baik itu di pasar tradisional maupun di pasar modern,” terang Agus, Jumat (20/03/20).

Menurut Agus, harga pokok saat ini masih terbilang stabil. Meski memang ada beberapa bahan pokok yang memang sulit untuk didapat seperti halnya gula dan kedelai.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan distributor dengan telah adanya kenaikan pembelian awal (kulak) pada komoditas gula pasir dan kedelai,” tambahnya.

Gula pasir harga belinya sudah Rp 17.000 per kilogram. Sementara kedelai juga naik menjadi Rp 76.000 per kilogram.

Baca juga : Stok Masker di Trenggalek Langka Warga Jangan Terlalu Khawatir

“Melonjaknya harga gula bukan dikarenakan permintaan pasar, melainkan karena pabrik gula belum beroperasi kembali,” tambahnya.

Selain sidak ke pasar tradisional dan modern, Agus juga memeriksa apotek yang ada di Trenggalek. Dan ditemukan alat kesehatan berupa masker dan antiseptik sudah habis.

“Sementara untuk alat kesehatan seperti masker dan antiseptik masih terbilang langka dan harganya pun mengalami kenaikan dari distributornya,” ucap dia.

Pemkot  juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan sampai terjadi panic buying. Masyarakat juga diimbau  tetap berada di rumah dan kurangi berkumpul dengan banyak orang.

Simak selengkapnya : https://youtu.be/MQAulmTF3w8

Berita Terkait

6 dari 11 Atlet Judo Trenggalek Naik Podium di Kejuaraan Internasional
Turnamen Free Fire di Trenggalek Diikuti 24 Tim, Minat Esports Anak Muda Kian Meningkat
Jagung Rebus hingga Mandi Pagi, Begini Perawatan Sapi Kurban Presiden di Trenggalek
Rental PS di Trenggalek Jadi Motor Tumbuhnya Komunitas Tekken
Kebun Melon di Trenggalek Ramai Diserbu Pembeli saat Ramadan
Ziarah Kubur Jelang Ramadan Bawa Berkah bagi Pedagang Bunga Tabur di Trenggalek
Landak Jawa Terekam Kamera Trap di Hutan Kota Trenggalek
Petani Kakao Milenial Asal Trenggalek Raup Jutaan Rupiah, Adib : Ditanam Tahun 1998

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:08 WIB

6 dari 11 Atlet Judo Trenggalek Naik Podium di Kejuaraan Internasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:04 WIB

Turnamen Free Fire di Trenggalek Diikuti 24 Tim, Minat Esports Anak Muda Kian Meningkat

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:07 WIB

Jagung Rebus hingga Mandi Pagi, Begini Perawatan Sapi Kurban Presiden di Trenggalek

Senin, 18 Mei 2026 - 14:09 WIB

Rental PS di Trenggalek Jadi Motor Tumbuhnya Komunitas Tekken

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:06 WIB

Kebun Melon di Trenggalek Ramai Diserbu Pembeli saat Ramadan

Berita Terbaru

Plt Kepala MIN 1 Trenggalek, Sanusi usai ikuti hearing di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (15/7/2026).

Berita

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB

Suasana hearing antara antara wali murid MIN 1 Trenggalek dengan pihak sekolah di gedung DPRD Trenggalek.

Parlemen

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB