RagamWarta – Seiring terus meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Trenggalek, kebutuhan akan anggarannya pun juga terus meningkat. Akibatnya refocusing jadi jalan alternatif untuk tanggulangi penyebaran Covid di Trenggalek.
Rencananya refocusing anggaran untuk menanggulangi Covid-19 akan dicomot empat persen dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Tidak hanya itu, kebutuhan anggaran juga diambilkan dari kegiatan yang dirasa masih belum urgent.
Baca Juga : Vaksinasi Trenggalek Resmi Dimulai, Mochamad Nur Arifin Jadi Orang Pertama Suntik Vaksin
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam, pihaknya sangat mendukung langkah pemerintah daerah dalam refocusing anggaran dalam langkah penanganan wabah Covid-19.
Sementara untuk prosesnya, menurut Samsul akan kembali diserahkan kepada eksekutif. Karena eksekutif yang tahu mana saja dan apa saja kegiatan yang mendesak dan tidak.
Dirinya juga mengusulkan adanya refocusing seperti anggaran makanan dan minuman serta pengadaan seragam, karena hal itu dirasa tidak terlalu mendesak.
Baca Juga : Tindak Lanjuti SK KPU, DPRD Trenggalek Susun Draf Pemberhentian Bupati
Seperti informasi yang telah didapat dari eksekutif, gambarannya ada 4 persen anggaran DAU yang bakal direfocusing. Jika DAU Trenggalek mencapai Rp 1 triliun maka anggaran yanv akan digunakan untuk refokusing sekitar Rp 40 juta.
Samsul menegaskan, anggaran refocusing nantinya akan digunakan untuk beberapa kegiatan seperti untuk pelaksanaan vaksinasi serta penanganan lain yang lebih serius






