RAGAMWARTA – Kabupaten Trenggalek resmi sudah canangkan vaksinasi Covid-19, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin jajal vaksin pertama kali. Pemberian vaksin Corona Sinovac tahap pertama disuntikkan ke seluruh jajaran Forkopimda, tokoh agama dan perwakilan masyarakat.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menjelaskan bahwa vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac ini sudah jalani berbagai uji klinis oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sudah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Baca juga : 2000 Vaksin Sudah Tiba Di Trenggalek, Tahap Pertama Bakal Sasar Forkopimda
Pihaknya kembali ingatkan pada masyarakat agar tetap patuhi semua protokol kesehatan yang dianjurkan oleh WHO. Pasalnya proses vaksinasi tidak sekejap langsung jadi, melainkan berlangsung secara bertahap.
Diharapkan, proses pembentukan kekebalan kelompok bisa lebih cepat. Pasalnya jika di hitung secara teknis, upaya pemerintah untuk menciptakan kekebalan kelompok harus memakan waktu kurang lebih satu tahun.
Baca juga : Tindak Lanjuti SK KPU, DPRD Trenggalek Susun Draf Pemberhentian Bupati
Arifin juga menjelaskan bahwa jika semua tenaga kesehatan sudah rampung, untuk selanjutnya, vaksinasi akan sasar pelayan publik yang ada di garda terdepan Covid-19. Seperti TNI dan polri. Sedangkan untuk masyarakat pemerintah masih tunggu kiriman vaksin di tahap kedua.
Menurut Arifin, saat ini vaksin yang tersedia di Trenggalek ada 2.000 vial vaksin. Selanjutnya untuk tahap dua baru ditambah sebanyak 4.400 lagi, hingga seluruh totalnya mencapai 6.400 dosis.






