RagamWarta.com – Beberapa wilayah di Trenggalek memiliki kontur geografis yang berbukit-bukit. Jadi tidak heran tatkala banyak wisatawan yang melakukan perjalanan ke Trenggalek mengalami masalah pada pengereman kendaraan.
Bahkan tidak sedikit kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang terperosok ke jurang akibat rem tidak berfungsi secara optimal. Apalagi motor matic, yang hanya mengandalkan rem saat menemui jalan menurun.
Mengendarai motor matic di jalan menurun, terutama di area pegunungan Trenggalek memerlukan teknik khusus. Pasalnya, rem motor matic berisiko mengalami rem blong jika tidak digunakan dengan benar.
Sebenarnya ada beberapa langkah penting yang dapat dipedomani untuk meminimalisir risiko rem blong pada motor metic ketika melewati jalan menurun.
“Rem blong pada motor matic kerap terjadi karena penggunaan rem depan secara berlebihan,” ucap Instruktur Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM), Fauzan Tanaka dikutip dari website Astra Honda Community.
Fauzan juga menerangkan kenapa motor matic rem kerap mengalami rem blong karena motor matic di Indonesia mayoritas menggunakan rem depan cakram dan rem belakang tromol.
“Jika rem depan terus dipakai tanpa jeda, piringan dan kaliper rem akan memanas. Panas berlebih bisa mendidihkan minyak rem, membuat sil memuai, dan menyebabkan angin palsu terperangkap dalam sistem rem, sehingga rem menjadi blong,” jelasnya.
Berbeda dengan motor bebek atau kendaraan dengan transmisi manual. Yang mana jika terjadi rem blong bisa diatasi dengan engine brake mengurangi mengurangi gigi atau perseneling.
Berikut teknik yang dapat diterapkan untuk menghindari rem blong saat melewati jalan menurun:
1. Kurangi Kecepatan Sebelum Menurun
Sebelum memasuki jalan menurun, turunkan kecepatan motor secara perlahan. Gunakan rem depan dan belakang untuk mengurangi laju kendaraan sebelum menuruni jalur curam.
2. Gunakan Rem Secara Bergantian
Jangan hanya mengandalkan satu rem. Lakukan pengereman bergantian antara rem depan dan belakang untuk mencegah panas berlebih pada salah satu sistem pengereman.
3. Manfaatkan Engine Brake
Meskipun motor matic tidak memiliki engine brake sekuat motor manual, pengendara tetap bisa memanfaatkannya. Caranya adalah dengan sedikit membuka gas untuk menciptakan tahanan mesin, sehingga membantu mengurangi kecepatan motor.
Dengan memahami teknik berkendara yang tepat, pengendara motor matic dapat mengurangi risiko rem blong saat melintasi jalan menurun.
“Menggunakan teknik yang benar sangat penting, terutama saat melewati turunan panjang di pegunungan. Pastikan kondisi motor dalam keadaan prima sebelum bepergian, terutama rem,” pungkas Fauzan.






