TRENGGALEK – Kebanyakan masyarakat mungkin belum memahami istilah stunting pada anak. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Akibatnya, muncul gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya.
Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya.
Baca juga : GeNose C19 Tersedia di RSUD Trengggalek, Pengunjung Siap Siap
Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal.
Menurut beberapa pakar, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku.
Baca juga : Mulai Beroperasi, Tiga RS Darurat di Trenggalek Tampung Pasien Gejala Ringan dan Sedang
Seperti lingkungan sosial, ekonomi, budaya, politik dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya masih bisa dicegah.






