Gubernur Jatim Resmikan 29 Huntap, Bupati Trenggalek: Gerak Cepat Semua

Senin, 23 Januari 2023 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAGAM WARTA – Sekarang masyarakat terdampak longsor yang ada di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek bisa kembali bermukim dengan tenang. Bagaimana tidak, sedikitnya 29 hunain tetap rampung di bangun.

Resmikan hunian tetap warga korban longsor, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, datang langsung ke lokasi. Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita. Pelaksanaan peresmian ini bertepatan dengan libur cuti Tahun Baru Imlek 2574, dan Bulan Rajab.

Saat peresmian, Khofifah menerangkan jika berdirinya huntap milik masyarakat terdampak longsor ini merupakan hasil kolaborasi berbagai institusi pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada daerah terdampak dan berisiko tinggi jika ditempati, kejadian itu sangat banyak daerah. Maka ada beberapa solusi yang bisa segera kita lakukan. Kebetulan Pak Bupati Trenggalek menyampaikan dan Pemprov di sini memiliki lahan maka bisa langsung digunakan untuk relokasi,” ungkapnya, Senin, (23/01/2023).

Dijelaskan Khofifah, totalnya ada 29 rumah yang dibiayai oleh Provinsi Jawa Timur. Dengan biaya masing-masing Rp 50 juta, huntap di Trenggalek ini habiskan Rp 1,45 miliar.

“Saat ini, sebanyak 25 unit rumah telah berdiri di lahan relokasi. Sementara empat rumah dibangun di lahan milik sendiri. Sementara sumber dana berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Pemprov Jatim 2022,” tambahnya.

Sementara itu. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan terima kasih atas perhatian serta gerak cepat Gubernur Khofifah. Menurutnya pemberian solusi paska terjadinya bencana tanah gerak dan longsor di Trenggalek sangat cepat.

“Alhamdulillah, Insya Allah hunian tetap sebanyak 25 unit dan 4 rumah di lahan milik pribadi warga terdampak sudah layak huni. Listrik, PDAM dan saluran limbah domestik sudah terpasang,” ucap Bupati Trenggalek.

Sementara itu, dalam laporannya, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto menyampaikan, tanah longsor yang terjadi pada 18 Oktober 2022, telah mengakibatkan 4 rumah rata dengan tanah dan 33 rumah terpapar retakan tanah.

Atas kejadian dan guna penanganannya, Pemkab Trenggalek dan Pemprov Jatim lalu merekomendasikan relokasi hunian ke tempat yang lebih aman.

Dengan gerak cepat, Gubernur Jatim lalu menghibahkan tanah perkebunan milik Pemprov untuk hunian masyarakat terdampak. Pemprov juga membangunkan rumah warga lewat dana tak terduga senilai Rp1,45 miliar.

Berita Terkait

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek
Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha
Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung
Membaca Buku Gratis di Trenggalek, Puluhan Buku Bisa Dinikmati Warga
6 dari 11 Atlet Judo Trenggalek Naik Podium di Kejuaraan Internasional
Turnamen Free Fire di Trenggalek Diikuti 24 Tim, Minat Esports Anak Muda Kian Meningkat
Jagung Rebus hingga Mandi Pagi, Begini Perawatan Sapi Kurban Presiden di Trenggalek
Rental PS di Trenggalek Jadi Motor Tumbuhnya Komunitas Tekken

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha

Selasa, 22 September 2026 - 18:05 WIB

Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung

Minggu, 20 September 2026 - 17:44 WIB

Membaca Buku Gratis di Trenggalek, Puluhan Buku Bisa Dinikmati Warga

Senin, 15 Juni 2026 - 19:08 WIB

6 dari 11 Atlet Judo Trenggalek Naik Podium di Kejuaraan Internasional

Berita Terbaru