RAGAM WARTA – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin rela pangkas habis rambutnya saat memperingati Hari Kanker Sedunia. Ia menegaskan jika yang dilakukannya kali ini merupakan bentuk solidaritas untuk para penyintas kanker.
“Hari ini peringatan hari kanker sedunia yang biasanya diperingati setiap tanggal 4 Februari dan kita baru bisa memperingatinya hari ini. Sementara kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK, khususnya Pokja IV,” ungkap Bupati Trenggalek di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (20/2/2022).
Dijelaskan Arifin, nantinya PKK bakal keliling bersama penyintas Kanker di 14 Kecamatan di Trenggalek untuk deteksi dini. Pasalnya Kanker dengan stadium awal memiliki peluang sembuh lebih banyak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nanti kita akan keliling ke Kecamatan untuk melakukan deteksi dini. Harapannya tatkala penderita kanker di Trenggalek ini bisa terdeteksi dini, kemungkinan besar bisa sembuh,” tambahnya.
Pihaknya juga menjelaskan kenapa Bupati Trenggalek rela memangkas habis rambutnya. Menurut Arifin, penyintas Kanker harus disemangati. Pasalnya penyakit yang mereka derita belum diketahui obatnya. Adapun
treatment tertentu namun bisa menurunkan imun, dan alhasil rambut mereka rontok.
“Jadi ini bentuk solidaritas saja. Saya mungkin tidak sakit, tapi saya mau menemani mereka. Kalau mereka merasa tidak ganteng, tidak cantik karena rambutnya tidak ada, saya ingin nemani mereka bawasanya kita tetap ganteng dan tetap cantik meskipun tanpa rambut,” pesannya.
Dalam peringatan Hari Kanker Sedunia ini, Bupati Trenggalek juga hadirkan salah satu penyintas Kanker. Beruntung ia kini dinyatakan sembuh dari Kanker Payudara yang ia derita selama ini. Menurutnya, obat paling ampuh lawan kanker adalah bahagia.
“Sempat sembunyi-sembunyi di awal berobat dan menolak saran dokter untuk operasi pengangkatan sel kanker. Akhirnya seiring berjalannya waktu wanita ini berani mengikuti saran dokter untuk operasi. Namanya Nurul Hidayati, yang kebetulan ia juga pengurus TP PKK,” jelas Arifin.
Terakhir, Novita Hardini selaku ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek ikut menyemangati penyintas Kanker. Menurutnya semua penyakit yang ada di dunia ini ada obatnya.
“Untuk itu mari kita manfaatkan layanan kesehatan yang ada di desa-desa. Bagaimana mungkin perempuan bisa menghasilkan generasi muda yang berkualitas bilamana tidak ada akses bagi perempuan itu untuk menikmati fasilitas-fasilitas pemerintah,” pungkasnya.






