RAGAM WARTA – Nasib tragis dialami oleh rombongan Peziarah Asal Tulungagung. Pasalnya mobil yang ditumpangi ringsek karena masuk ke selokan tepi jalan.
Peristiwa tersebut terjadi pukul 02.00 wib di Jalan Raya Trenggalek – Ponorogo, tepatnya masuk Desa Jambu, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Minggu (05/03/2023).
Disampaikan Satlantas Polres Trenggalek, Iptu Singgih Marsudi Irawan bahwa kendaraan yang dikemudikan Bejo Slamet, (36) warga Desa Balesono, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung mengalami kecelakaan setelah ada yang melempar batu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjutnya, didapat seorang penumpang yaitu Heru Suseno, (44) warga Tulungagung mengalami luka robek di kepala dan dilarikan ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek bersama delapan rombongan peziarah yang lain.
Menurut keterangan yang diperoleh, tambah Iptu Singgih, saat kejadian kondisi jalan sendiri relatif sepi, tidak sedang hujan, selain itu jalan raya juga mulus. Diduga lemparan batu yang jadi pemicu kecelakaan.
“Kejadian ini masih dalam penyelidikan tim gabungan, sedangkan untuk kendaraan sendiri mengalami kerusakan parah di bagian depan. Kaca mobil bagian depan pecah setelah terkena lemparan batu dan oleng ke parit,” tegasnya.
Senada ditambahkan Kasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Agus Salim. Selain Satlantas, kasus ini juga ditangani Satreskrim, karena disinyalir ada unsur pidana pelemparan batu yang menyebabkan kecelakaan.
Terkait kronologi tersebut sehingga dibentuk tim gabungan untuk melakukan penyelidikan apakah peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas atau ada unsur pidana.
Menurutnya, ada dua mobil yang diduga menjadi korban pelemparan batu orang tak dikenal tersebut. Namun pihaknya belum dapat berkomentar banyak, sebab sang sopir masih dalam perawatan medis.
“Saat peristiwa tersebut terjadi ada empat mobil, namun yang menjadi korban kecelakaan tunggal berada di nomor tiga. Sedangkan ditemukan fakta lain kaca mobil nomor empat juga pecah, diduga bekas lemparan batu,” tandasnya.
Dikonfirmasi ditempat berbeda, Humas Rumah Sakit dr Soedomo Kabupaten Trenggalek, Sudjiono menyampaikan, ada dua orang yang saat ini masih menjalani perawatan medis.
Menurutnya, satu korban yang menjadi perhatian dan perlu penanganan tindak lanjut karena mengalami luka serius pada bagian kepala.
“Kami terima pasien sekitar pukul 02.30 WIB. Saat ini ada dua orang yang rawat inap, seorang penumpang dan sopir. Kalau yang lainnya tadi pagi sudah diperbolehkan pulang, rawat jalan,” pungkasnya.






