RAGAM WARTA – Komisi I DPRD Trenggalek, sosialisasikan Pengembangan Ekonomi Kreatif. Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman pada pelaku usaha akan pentingnya peraturan industri kreatif.
Ekonomi Kreatif (Ekraf) sendiri memiliki arti penting dalam penyediaan lapangan kerja. Selain itu, ekonomi kreatif juga bisa menjadi upaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan memajukan pembangunan.
“Sekarang ini pelaku ekonomi kreatif berkembang baik di bidang seni, ekonomi, pariwisata dan sebagainya. Oleh karena itu, keberadaan pelaku ekonomi kreatif perlu dikuatkan dengan kebijakan dan peraturan,” terang Joko Prasetyo saat memberikan pemaparan, senin (27/03/2023)
Diungkapkan Joko, dalam pengolahan produk perdanya, Panitia Khusus (Pansus) sudah melakukan beberapa kunjungan. Sementara saat ini dalam tahap penyusunan materi tentang rancangan peraturan daerah.
Di Trenggalek sendiri saat ini banyak kreator – kreator pelaku ekonomi kreatif yang sedang berkembang. Sehingga menurut Anggota Komisi I DPRD Trenggalek tersebut, perlu diberikan pendampingan penguatan peraturan daerah.
“Jangan sampai pemerintah tidak mendukung pengembang pelaku ekonomi kreatif itu sendiri. Isi atau pasal per pasal lebih padat dan tidak terlalu banyak karena dikhawatirkan membatasi kreativitas,” tuturnya.
Disampaikan Joko, sifat perda harus termasuk bisa menerima manfaat dari adanya aturan tersebut. Seperti diaturnya bantuan sertifikasi hak kekayaan intelektual (HKI), pembiayaan, dan pemasaran produk ekonomi kreatif.
Diketahui produk perda ekonomi kreatif merupakan inisiatif DPRD Trenggalek. Demi mewujudkan keselarasan itu, tim perancang peraturan perundang-undangan berperan aktif di setiap tahapan pembentukannya.
Seperti melalui tahapan, pembentukan, penyusunan, pembahasan, harmonisasi, sinkronisasi, hingga evaluasi.
Hal tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk mewujudkan peraturan perundang-undangan di daerah yang harmonis.
Joko berharap, Perda Ekraf menjadi instrumen hukum daerah untuk mendorong kemajuan para pelaku ekonomi kreatif di Trenggalek.






