RagamWarta.com – Ketua Komisi I DPRD Trenggalek soroti banyaknya jabatan yang belum terisi di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sedikitnya ada 57 jabatan yang masih kosong.
Hal tersebut diungkapkan oleh Alwi Burhanudin selaku Ketua Komisi I DPRD Trenggalek saat rapat kerja bersama OPD mitra diantaranya Dukcapil, PTSP, Kominfo, Kesbangpol dan BKD Trenggalek.
“Serapan anggaran rendah ternyata banyak pejabat eselon belum di isi atau kosong. Hal itu juga berimbas pada kinerja suatu dinas,” ucap Alwi Burhanudin usai pimpin rapat pada, Senin (3/7/2023).
Menurut Alwi, permasalahan rendahnya serangan anggaran di tahun 2022 disebabkan banyaknya jabatan yang kosong di beberapa instansi. Pihaknya khawatir jika hal ini di biarkan akan berpotensi menambah sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) di tahun 2023.
“Totalnya ada 57 jabatan yang kosong saat ini. Mulai dari eselon 2 hingga di bawahnya banyak yang masih kosong jabatannya. Jika tidak segera teratasi bisa menambah Silpa tahun ini,” tambahnya.
Salah satu politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga ingatkan jika sebentar lagi memasuki proses perubahan APBD 2023 atau PAK. Dimana Pemerintah hanya memiliki waktu kurang dari 5 bulan untuk mencari kandidat.
“Ada beberapa polemik yang harus di pecahkan. Seperti beberapa aturan yang mengharuskan memiliki sertifikat tertentu. Waktunya tidak banyak, harus segera ada regenerasi setiap eselon,” tegasnya.
Diungkapkan Alwi, ada ada 2 posisi jabatan Eselon 2. Pertama Kepala Dispendukcapil, dan Kepala Satpol-PPK. Keduanya saat ini masih dalam proses, kendalanya ada yang perlu rekomendasi kementerian, ada juga yang butuh sertifikat khusus.
“Proses pengisian Kepala Dispendukcapil masih menunggu rekomendasi dari kementerian. Sedangkan untuk proses pengisian Kepala Satpol-PPK masih terkendala sertifikat penyidik pegawai negeri sipil (PPNS),” jelasnya.






