Bupati Trenggalek Launching Taman Bawah Laut, Dapat Support Banyak Pihak

Selasa, 25 Juli 2023 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Bupati Trenggalek menyiapkan batok kelapa yang akan ditenggelamkan ke dasar laut

Saat Bupati Trenggalek menyiapkan batok kelapa yang akan ditenggelamkan ke dasar laut

RagamWarta.com – Bupati Trenggalek melaunching Taman Laut Bioreeftek di Pantai Mutiara, kawasan perairan Teluk Prigi, Trenggalek. Dinamakan “Karang Tresno”, taman laut ini diharapkan mampu dongkrak daya tarik wisata.

Sesuai penjelasan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bahwa saat ini masyarakat sudah mulai antusias untuk menjaga ekosistem laut. Hal tersebut terbukti dari banyaknya pihak yang terlibat dalam kegiatan kali ini.

“Pegadaian sendiri saja support sampai 50 juta. Sekarang masyarakat sudah mengerti sekali tentang bagaimana pentingnya menjaga alam sekitar,” ucap Bupati Trenggalek, Selasa (25/7/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedikitnya ada 300 bibit Karang Tresno yang ditanam pada perairan pantai Mutiara. Hebatnya kegiatan ini hasil donasi banyak pihak, bahkan donasinya terkumpul hampir ratusan juta rupiah.

“Tamannya berada di bawah laut, jadi masyarakat pun juga harus menyadari bahwa ekosistem laut juga tergantung pada ekosistem yang ada di Hulu. Jadi daratan, hutan, sumber mata airnya, kebersihan sungai dan yang lainya harus senantiasa dijaga,” ajak Bupati Trenggalek.

Pria yang akrab disapa Gus Ipin ini juga mengingatkan bahwa Kabupaten Trenggalek masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Diantaranya limbah pemindangan, dan perindustrian yang perlu ikut berbenah.

“Tolong semuanya disiplin, semuanya harus mau begotong royong untuk menciptakan lingkungan kita lebih bersih dan indah. Kerena ini bisa menghasilkan nilai ekonomi, seperti potensi wisata yang kita rasakan saat ini,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan potensi wisata di wilayah itu, Arifin juga minta peralatan pendukung taman laut ini bisa ditambah. Pasalnya yang akan berkunjung nantinya tidak hanya penyelam profesional.

“Semoga nanti alatnya bisa ditambah lebih banyak. Dengan begitu orang yang ingin melihat Karang Tresno tidak hanya penyelam profesional saja, penyelam amatir pun juga bisa melakukan meskipun dengan pengawasan,” imbuhnya.

Arifin juga minta agar ada jalur yang mempermudah penyelam menuju tempat lokasi. Seperti tali atau pun yang lainnya.

“Kalau ada semacam tali, penjelajah tinggal menyusuri tali tersebut. Kedalamannya sekitar 4 sampai 7 meter. Jadi tidak terlalu butuh kemampuan menyelam yang expert,” tutupnya.

Perlu diketahui, Bioreeftek adalah salah satu jenis terumbu karang buatan. Bioreeftek dikembangkan oleh Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) sejak tahun 2008.

Terumbu karang buatan ini disebut bioreeftek karena batok kelapa menjadi substrat dasar atau media penempelan larva planula karang. Batok kelapa dipilih karena diyakni bisa meningkatkan perkembangan alami karang.

 

Berita Terkait

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek
Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha
Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung
Pameran Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 Angkat Jejak Pengrajin dan Seni Jaranan Trenggalek
FJTT 2026 Masuk KEN, Kesenian Jaranan Trenggalek Makin Dikenal
Deputi Kemenpar Buka FJTT, Sebut Jaranan Jadi Identitas Khas Trenggalek
Membaca Buku Gratis di Trenggalek, Puluhan Buku Bisa Dinikmati Warga
FJTT 2026 Trenggalek Hadir 7 Hari, Tiket Reguler Gratis

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha

Selasa, 22 September 2026 - 18:05 WIB

Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung

Selasa, 22 September 2026 - 16:07 WIB

Pameran Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 Angkat Jejak Pengrajin dan Seni Jaranan Trenggalek

Senin, 21 September 2026 - 15:54 WIB

FJTT 2026 Masuk KEN, Kesenian Jaranan Trenggalek Makin Dikenal

Berita Terbaru