Struktur Bata Kuno di Kamulan Berpotensi Tambah Destinasi Wisata Sejarah Trenggalek

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan struktur bata kuno di Kamulan yang mirip sistem pengelolaan air pada masa lampau. (Foto: Disparbud Trenggalek)

Penampakan struktur bata kuno di Kamulan yang mirip sistem pengelolaan air pada masa lampau. (Foto: Disparbud Trenggalek)

RagamWarta.com – Struktur Bata Kuno di Kamulan yang ditemukan di kawasan Sendang Kamulyan, Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, berpotensi tambah daftar destinasi wisata sejarah di Trenggalek.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek saat ini masih melakukan identifikasi awal terhadap temuan yang diduga merupakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) tersebut.

Kawasan Kamulan sendiri bukan lokasi yang asing dalam catatan sejarah Trenggalek. Wilayah ini sebelumnya dikenal sebagai lokasi penemuan Prasasti Kamulan yang menjadi salah satu sumber sejarah penetapan Hari Jadi Trenggalek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek, Toni Widianto mengatakan temuan tersebut berawal dari laporan masyarakat dan pemerintah desa yang kemudian ditindaklanjuti melalui peninjauan lapangan bersama pegiat sejarah.

“Kami melakukan identifikasi awal terhadap struktur yang ditemukan di bawah genangan air. Selanjutnya hasil pendataan dan pengukuran akan kami koordinasikan dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Trowulan untuk mendapatkan kajian lebih lanjut,” kata Toni saat meninjau lokasi, Senin (15/6/2026).

Pihaknya melakukan pendokumentasian, pengukuran dimensi struktur, serta pengumpulan informasi dari warga sekitar sebagai bagian dari proses identifikasi awal.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan nilai sejarah dan budaya dari temuan yang berada di wilayah Kabupaten Trenggalek tersebut.

Berpotensi Menambah Daya Tarik Wisata Sejarah

Pegiat Sejarah Trenggalek (Pesat), Harmaji menjelaskan hasil pengamatan sementara menunjukkan struktur yang ditemukan kemungkinan merupakan bagian dari sistem pengelolaan air pada masa lampau.

“Dugaan awal masih berkaitan dengan konstruksi pengelolaan air, bisa berupa saluran, bak kontrol, atau sistem penampungan yang saling terhubung.

Namun untuk memastikan fungsi dan periodisasinya tetap memerlukan kajian lebih lanjut dari pihak yang berwenang,” ujarnya.

Selain struktur bata, tim identifikasi juga menemukan indikasi saluran air buatan yang menghubungkan beberapa bagian bangunan di lokasi tersebut.

Jika hasil kajian lanjutan menunjukkan temuan tersebut memiliki nilai sejarah penting, keberadaannya berpotensi memperkaya aset budaya daerah sekaligus membuka peluang pengembangan wisata sejarah di Trenggalek.

Apalagi lokasi penemuan berada di kawasan yang selama ini memiliki keterkaitan erat dengan sejarah berdirinya Kabupaten Trenggalek.

Kamulan Simpan Jejak Sejarah Penting

Perlu diketahui, Desa Kamulan dikenal sebagai salah satu kawasan bersejarah di Trenggalek.

Kenapa disebut kawasan bersejarah, karena Prasasti Kamulan yang diterbitkan pada masa Raja Kertajaya dari Kerajaan Kediri dan bertarikh 31 Agustus 1194 Masehi atau tahun 1116 Saka ditemukan disana.

Bahkan, Prasasti Kamulan jadi salah satu dasar penetapan Hari Jadi Trenggalek.

Karena itu, setiap temuan arkeologis baru di kawasan itu dinilai memiliki arti penting untuk memperkaya pemahaman sejarah Trenggalek.

Berita Terkait

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek
Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha
Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung
Pameran Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 Angkat Jejak Pengrajin dan Seni Jaranan Trenggalek
FJTT 2026 Masuk KEN, Kesenian Jaranan Trenggalek Makin Dikenal
Deputi Kemenpar Buka FJTT, Sebut Jaranan Jadi Identitas Khas Trenggalek
Membaca Buku Gratis di Trenggalek, Puluhan Buku Bisa Dinikmati Warga
FJTT 2026 Trenggalek Hadir 7 Hari, Tiket Reguler Gratis

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha

Selasa, 22 September 2026 - 18:05 WIB

Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung

Selasa, 22 September 2026 - 16:07 WIB

Pameran Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 Angkat Jejak Pengrajin dan Seni Jaranan Trenggalek

Senin, 21 September 2026 - 15:54 WIB

FJTT 2026 Masuk KEN, Kesenian Jaranan Trenggalek Makin Dikenal

Berita Terbaru