RagamWarta.com – Sebelum diparipurnakan, Badan Pembentukan peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Trenggalek mantapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2023.
Pembahasan dilakukan oleh Ketua Bapemperda DPRD Trenggalek bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Amin Tohari selaku Ketua Bapemperda DPRD Trenggalek menjelaskan bahwa pergeseran dan penambahan anggaran menjadi dasar penyusunan Ranperda ini. Menurutnya RAPBD Perubahan harus segera ditindaklanjuti.
“Rapat kerja kita kali ini antara Bapemperda bersama TAPD untuk membahas layak tidaknya rancangan R-APBD perubahan 2023,” ungkap Amin Tohari, Rabu (16/8/2023).
Disampaikan Amin Tohari, dalam raker juga sudah dibahas tentang penyusunan catatan dan pertimbangan untuk disampaikan kepada pimpinan DPRD terkait dengan rancangan perubahan APBD tahun 2023.
Menurutnya ada beberapa catatan pertimbangan bahwa APBD perubahan 2023 layak untuk di lanjutkan pembahasannya. Setelah ini juga perlu menunggu nota dari bupati dan pembahasan di komisi.
“Walaupun demikian, kita berharap pengesahan APBD Perubahan bisa segera dilaksanakan. Pasalnya ada target di bulan Agustus akhir hingga September awal sudah harus disahkan,” cetus politisi asal PKB ini.
Amin juga membeberkan ada penambahan belanja dan pendapatan dalam APBD Perubahan tahun 2023 ini. Hal itu juga telah disampaikan oleh Bakeuda, dimana pendapatan bertambah 30 miliar dan belanja bertambah 160 miliar lebih.
“Jadi untuk keseluruhan sebelum perubahan, APBD mencapai Rp 1,8 triliun. Sekarang di perubahan direncanakan naik diangka Rp 2,3 triliun,” rincinya.
Menurut Amin, adanya penambahan yang cukup banyak ini memang sudah disepakati bersama antara pemangku kebijakan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek.
“Artinya dalam penambahan terjadi karena adanya pergeseran anggaran dan penambahan dalam kegiatan pembangunan terkait dengan transformasi ekonomi dan kemiskinan ekstrem,” pungkasnya.






