Lestarikan Adat Leluhur Jelang HUT Trenggalek, Bupati Gelar Jamasan Pusaka

Rabu, 30 Agustus 2023 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Budaya melakukan pembersihan pada pusaka yang dimiliki Pemkab Trenggalek

Pelaku Budaya melakukan pembersihan pada pusaka yang dimiliki Pemkab Trenggalek

RagamWarta.com – Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap kali menjelang HUT Trenggalek Pemerintah Kabupaten selalu menggelar serangkaian tradisi adat.

Seperti yang digelar kali ini salah satunya, yakni jamasan pusaka. Menurut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, jamasan pusaka tahun 2023 ini sedikit berbeda.

Pasalnya Prasasti Kamulan yang dijadikan patokan umur Trenggalek ke-829, kini sudah pulang. Itu artinya, ada tambahan upacara adat yang harus dilakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tradisi jamasan kali ini sedikit berbeda karena ada Prasasti Kamulan. Penanda 829 umur Trenggalek yang dulunya hanya berupa replika, kini telah berpulang ke Trenggalek,” ucap Bupati Trenggalek, Rabu (31/8/2023).

Tidak hanya itu, jika tahun kemarin hanya 5 pusaka yang dijamas kali ini jadi 7 pusaka. Dijelaskan Arifin, 2 pusaka tambahan merupakan pemberian Keraton Ngayogyakarta.

“Kita memiliki dua pusaka baru pemberian Keraton Yogyakarta. Yang satu berupa Tombak Wignyo Murti dan satunya lagi berupa Songsong Ayomsih,” imbuhnya.

Perlu diketahui pusaka yang biasanya dijamas sebelumnya ada 2 tombak korowelang, Songsong Tunggul Nogo dan Panji lambang Kabupaten Trenggalek.

“Jadi bila ditambahkan dengan Prasasti Kamulan dan 2 pusaka pemberian dari Kraton Ngayogyakarta totalnya menjadi 7 pusaka,” jelas Arifin usai ikuti serangkaian kegiatan jamasan di Pendopo Kabupaten Trenggalek.

Setelah dijamasi, pusaka-pusaka ini selanjutnya diinapkan di Balai Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Disana, pusaka didoakan oleh para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Berita Terkait

Hambeging Bumi Jadi Tema Hari Jadi Trenggalek ke-832, Bupati Ajak Kembali Membumi
Hari Jadi Trenggalek ke-832 Lebih Terbuka, Libatkan Petani dan Siapkan 11 Ribu Udik-Udik
Kirab Pusaka Trenggalek Dibagi 2, Milik Bupati ke Karangrejo, Kabupaten ke Kamulan
Lestarikan Warisan Leluhur lewat Jamasan Manuskrip Kuno
Nyadran Dam Bagong 2026, Mas Ipin: Semoga Diberi Rezeki Lumintu
Objek Diduga Cagar Budaya di Trenggalek Berinskripsi 1168 M Ditemukan Tak Sengaja Saat CFD
Tak Hanya Doa Bersama, Megengan di Masjid Ar-Ridlo Kedunglurah Diisi Lomba Anak
Longkangan di Teluk Sumbreng Tambah Deretan Warisan Budaya Takbenda Asal Trenggalek

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Hambeging Bumi Jadi Tema Hari Jadi Trenggalek ke-832, Bupati Ajak Kembali Membumi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Hari Jadi Trenggalek ke-832 Lebih Terbuka, Libatkan Petani dan Siapkan 11 Ribu Udik-Udik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Kirab Pusaka Trenggalek Dibagi 2, Milik Bupati ke Karangrejo, Kabupaten ke Kamulan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:13 WIB

Lestarikan Warisan Leluhur lewat Jamasan Manuskrip Kuno

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:01 WIB

Nyadran Dam Bagong 2026, Mas Ipin: Semoga Diberi Rezeki Lumintu

Berita Terbaru