Mencoba Bermeditasi Dalam Safari Alam

Minggu, 1 Oktober 2023 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi) Pantai Kebo Trenggalek yang beralamat di Desa Ngulungwetan, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur

(Ilustrasi) Pantai Kebo Trenggalek yang beralamat di Desa Ngulungwetan, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur

RagamWarta.com – Apa yang anda cari dalam hidup ini hingga berlarut-larut dengan kerja terus menerus. Saat merasa hidup dipenuhi dengan masalah mungkin anda perlu intropeksi diri. Cara setiap orang untuk intropeksi hingga mencapai kontemplasi tidak sama. Cobalah berkaca dengan sudut pandang yang berbeda.

Ketika berkontemplasi sendirian dirasa sulit apa salahnya untuk berpindah tempat. Bisa jadi alam (termasuk di dalamnya bumi) adalah sosok ibu yang menerima setiap keluh kesahmu. Dimana perkara sosial telah menyibukkanmu hingga melupakan keberadaan manusia diantara alam.

Sekiranya memang aturan yang dibuat manusia sungguh sangat kompleks. Belum lagi ditambah kerancuan berfikir yang ragu untuk meyakini tindakannya secara kontinyu. Hingga saat menjabarkan tidak bisa menjadi kebenaran dimata etnik, sosial masyarakat, bangsa, negara maupun spiritual sekalipun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika kerangka berfikir mengalami keraguan mungkin semakin banyaknya perbandingan. Bagaimana hasilnya jika dibandingkan dengan alam. Tentu sangat jauh perbandingannya, keberadaan alam sudah berlangsung sangat lama sebelum yang dianggap manusia ada.

Menengok dari paham absurditas maka akan sangat nampak bahwa kehidupan manusia di alam begitu-gitu saja. Taruh saja seperti, dari lahir yang menyusu dilanjutkan belajar merangkak hingga berjalan. Lalu bertemu jodoh untuk seterusnya melahirkan insan manusia kembali. Begitulah perulangan yang terus berlangsung dalam masa waktu yang pendek dibandingkan usia alam semesta.

Itu hanya sebagian dari petunjuk yang diberikan dari kejadian alam. Belum lagi yang nampak dari yang ada di dalamnya seperti peradaban manusia dan makhluk hidup yang telah menjadi sejarah. Betapa kecil permasalahan yang kita alami dibandingkan dengan leluhur yang hidup tanpa bantuan listrik. Masihkah ragu untuk menjalani hidup ini.

Tinggal peran apa yang hendak dipilih untuk kehidupan yang singkat ini. Berkalut dengan masalah yang ternyata hanya sesingkat debu diantara alam raya. Atau menikmati kasih sayang alam yang memperkenankan manusia hidup. Tidak seperti di venus yang terlihat indah namun tidak nyaman untuk manusia.

Mengingat keberadaan bumi yang indah ini masih kita rasakan. Lalu bagaimana dengan generasi mendatang, masihkah mereka ikut merasakan. Sekiranya memperindah alam yang sebenarnya sudah sangat indah untuk manusia bertempat.

Untuk memperoleh perasaan ini banyak tanda yang bisa didapatkan di alam. Seperti, tempat – tempat bentukan alami (hutan, sungai, danau, air terjun, pantai, dll) dan peradaban manusia (rumah, candi, pemakaman, tembikar, alat masak dll).

Bagaimana, masihkah ragu bahwa keberadaan alam sungguh sangat indah untuk ditempati manusia. Sesingkat persepsi dari masalah berubah wabah dengan kisah – kisah indah. Masihkah meragu untuk safari segala keindahan ini, apalagi menorehkan jejak sejarah untuk anak cucu nanti.

Berita Terkait

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek
Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha
Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung
Pameran Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 Angkat Jejak Pengrajin dan Seni Jaranan Trenggalek
FJTT 2026 Masuk KEN, Kesenian Jaranan Trenggalek Makin Dikenal
Deputi Kemenpar Buka FJTT, Sebut Jaranan Jadi Identitas Khas Trenggalek
Membaca Buku Gratis di Trenggalek, Puluhan Buku Bisa Dinikmati Warga
FJTT 2026 Trenggalek Hadir 7 Hari, Tiket Reguler Gratis

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha

Selasa, 22 September 2026 - 18:05 WIB

Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung

Selasa, 22 September 2026 - 16:07 WIB

Pameran Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 Angkat Jejak Pengrajin dan Seni Jaranan Trenggalek

Senin, 21 September 2026 - 15:54 WIB

FJTT 2026 Masuk KEN, Kesenian Jaranan Trenggalek Makin Dikenal

Berita Terbaru