Batik Karya yang Tidak Bisa Ditiru AI, Trenggalek Punya 3 Motif

Selasa, 3 Oktober 2023 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak memakai Batik Parengan khas Kabupaten Lamongan

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak memakai Batik Parengan khas Kabupaten Lamongan

RagamWarta.com – Kabupaten Trenggalek menyimpan berbagai karya yang tidak bisa ditiru, sebut saja salah satunya adalah batik. Diantara motif batik yang dimiliki seperti motif cengkeh, durian dan manggis.

Saat perhelatan Istana Berbatik Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc. menunjukkan keunggulan batik. Dimana batik adalah wujud karya manusia yang tidak bisa ditiru oleh Artificial Inteligent (AI), Minggu (1/10/2023).

“Mengapa batik tidak bisa ditiru oleh AI. Karena dalam proses pembuatan batik memuat sentuhan emosional. Sedangkan AI tidak memiliki muatan tersebut. Sehingga pola dan nilai yang dihasilkan tidak akan mampu ditiru oleh AI,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana diketahui batik menampung pesan emosional diantara pengrajin dengan pemakai. Dalam pembuatannya pengrajin menumpahkan emosional dalam setiap coretan. Baik coretan yang melalui printing maupun coretan tangan.

Coretan yang terlukiskan ia sampaikan sepenuhnya dengan bersumber pada hati. Sehingga karya yang dihasilkan akan memuat kuat pesan emosional. Yang tentunya akan menggugah sampai ke pemakai.

Ditambahkan olehnya, Batik memuat ruang kreasi yang luas. Mulai dari metode pembuatan hingga desain busana yang dihasilkan. Hal itu tentu akan membuka ruang terbuka untuk menciptakan kreasi yang lebih.

Seperti pemuatan ciri khas daerah masing-masing. Hal itu bisa memunculkan motif baru dalam kreasi batik. Untuk seterusnya trademark tersebut dapat diaplikasikan dalam berbagai kreasi busana. Hingga pengenalan budaya daerah masing-masing melalui jajaran pemerintah Indonesia maupun duta luar negeri.

“Batik ini suatu kebanggaan bangsa yang diapresiasi oleh dunia. UNESCO telah mengakui keberhargaannya sebagai Warisan Dunia. Ini keistimewaan di tingkat global,” sambungnya saat mengenakan batik tenun ikat dari Parengan, Kabupaten Lamongan karya Wignyo Rahadi.

Berita Terkait

Hambeging Bumi Jadi Tema Hari Jadi Trenggalek ke-832, Bupati Ajak Kembali Membumi
Hari Jadi Trenggalek ke-832 Lebih Terbuka, Libatkan Petani dan Siapkan 11 Ribu Udik-Udik
Kirab Pusaka Trenggalek Dibagi 2, Milik Bupati ke Karangrejo, Kabupaten ke Kamulan
Lestarikan Warisan Leluhur lewat Jamasan Manuskrip Kuno
Nyadran Dam Bagong 2026, Mas Ipin: Semoga Diberi Rezeki Lumintu
Objek Diduga Cagar Budaya di Trenggalek Berinskripsi 1168 M Ditemukan Tak Sengaja Saat CFD
Tak Hanya Doa Bersama, Megengan di Masjid Ar-Ridlo Kedunglurah Diisi Lomba Anak
Longkangan di Teluk Sumbreng Tambah Deretan Warisan Budaya Takbenda Asal Trenggalek

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Hambeging Bumi Jadi Tema Hari Jadi Trenggalek ke-832, Bupati Ajak Kembali Membumi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Hari Jadi Trenggalek ke-832 Lebih Terbuka, Libatkan Petani dan Siapkan 11 Ribu Udik-Udik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Kirab Pusaka Trenggalek Dibagi 2, Milik Bupati ke Karangrejo, Kabupaten ke Kamulan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:13 WIB

Lestarikan Warisan Leluhur lewat Jamasan Manuskrip Kuno

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:01 WIB

Nyadran Dam Bagong 2026, Mas Ipin: Semoga Diberi Rezeki Lumintu

Berita Terbaru