RagamWarta.com – Pastikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) tepat sasaran, Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek, Novita Hardini blusukan ke Desa Dawuhan. Peninjauan didampingi oleh Pokja IV PKK dan Kader Kesehatan Desa.
“Kami ke Desa Dawuhan ingin memastikan PMT berupa makanan bergizi benar-benar terdistribusikan dengan baik setiap hari,” jelas Novita Hardini saat melakukan peninjauan,” Kamis (16/11/2023).
Dijelaskan Novita Hardini pemberian makanan tambahan dimasak langsung oleh kader kesehatan melalaui Dapur Cinta. Adapun sasarannya adalah para ibu yang baru melahirkan ibu yang punya anak Stunting.
“Selain monitoring proses Pemberian Makanan Tambahan, saya juga memonitoring rumah salah satu ibu hamil beresiko tinggi dan anak stunting yang ada di Desa Daeuhan,” ungkapnya.
Novita juga menegaskan bahwa untuk menyikapi fenomena ini pemerintah harus hadir untuk masyarakat. Jadi sebisa mungkin dalam perumusan anggaran kedepannya wajib hadir dan bisa dirasakan oleh masyarakat.
“Tujuannya tentu kami sebagai perwakilan dari pemerintah Kabupaten Trenggalek, ingin menaati apa yang menjadi tugas kami. Yakni hadir dan bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Dengan adanya dapur cinta, Novita berharapan dapat mengurangi beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari. Selain itu bisa menjamin makanan yang mereka makan itu bergizi.
“Jadi tahun ini, sampai dengan tahun depan kita biasakan mereka untuk memakan makanan bergizi. Sehingga ditahun ke tiga mereka sudah terbiasa makan makanan bergizi,” pungkasnya.
Perlu diketahui bahwa pada awalnya Dapur Cinta (Dapur Cegah dan Atasi Stunting) ditujukan untuk pengentasan balita stunting saja.
Namun dalam perjalanannya kemanfaatan program ini juga dimaksimalkan pada ibu hamil beresiko tinggi dan juga lansia yang memang sudah tidak lagi berpenghasilan.
Sementara Dapur Cinta sendiri merupakan pengembangan dari SMS Bu Novita (Masak Bareng Sama Bu Novita). Dimana pada saat itu Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek coba membagikan resep masakan bergizi kepada masyarakat.
Harapannya masyarakat bisa kreatif membuat makanan yang disukai anak-anaknya namun tidak mengenyampingkan asupan gizi. Bahkan resep makanan sehat ala Dapur Cinta telah dibukukan dan dibagikan ke PKK Kecamatan dan desa se-kabupaten Trenggalek.






