Umbi Porang Ternyata Bisa Diolah Menjadi Berbagai Produk Makanan

Minggu, 10 Desember 2023 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto umbi porang masa tanam satu musim

Foto umbi porang masa tanam satu musim

Ragamwarta.com – Tanaman porang merupakan tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Tanaman yang mempunyai nama latin Amorphophallus muelleri tersebut bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian 1,5 meter.

Tanaman ini adalah penghasil umbi yang banyak tumbuh di hutan tropis. Secara fisiknya, tanaman ini tumbuh dengan batang bercorak belang hijau putih atau tangkai yang tunggal.

Porang atau coblok adalah tanaman penghasil umbi yang dapat dimakan, Karena masih sekerabat dan mirip penampilannya dengan suweg dan walur. Sehingga sering kali kita dirancukan dengan kedua tanaman tersebut.

Selain menjadi pengganti nasi, porang di manfaatkan untuk pembuatan kosmetik, lem, serta bahan baku laboratorium kimia dan obat – obatan.

Porang dapat diperbanyak secara vegetatif dan generatif ( biji, katak). Bibit yang dipilih adalah dari umbi yang sehat. Bibit porang cukup ditanam sekali. Setelah bibit yang ditanam berumur 3 tahun, dapat dipanen selanjutnya dapat dipanen setiap tahunnya tanpa perlu penanaman kembali.

Dari bunga ini akan menghasil biji – bijian yang dapat digunakan sebagai benih/bibit. Tanaman porang dapat dipanen untuk pertama kali setelah umurnya mencapai 2 tahun.

Umbi yang dipanen adalah umbi besar yang beratnya lebih dari 1 kg/umbi, sedangkan umbi yang masih kecil ditinggalkan untuk dipanen pada tahun berikutnya.

Jarak tanam pada tanaman porang yakni 45 ×45 cm, untuk tanaman porang yang dipanen pada tahun kedua, panen ketiga menggunakan jarak tanam 60 x 60 cm sedangkan untuk bibit yang berukuran besar ditanam dengan jarak 90 x 90 cm.

Perlu di perhatikan, tanaman porang harus diolah menjadi tepung karena umbi mentahnya mengandung kalsium oksalat yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Pengolahan porang dilakukan dengan cara memproses umbi porang menjadi tepung porang. Dari tepung porang bisa digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai produk seperti, kerupuk, tahu, jelly, mie, sosis, dan beras porang.

Berita Terkait

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah
Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek
Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada
Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya
Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah
Jumlah Kendaraan di Trenggalek Terus Bertambah, Emisi Karbon Meningkat?
Panen Raya Cengkeh di Trenggalek Picu Turunnya Harga Cengkeh di Pasaran
Produksi Padi Trenggalek Meningkat, SR I Hasilkan 84 Ribu Ton

Berita Terkait

Selasa, 31 Desember 2024 - 22:08 WIB

Malam Tahun Baru Masehi Bertepatan dengan Malam 1 Rajab: Kesempatan Tingkatkan Ibadah

Jumat, 27 Desember 2024 - 19:03 WIB

Awas Rem Blong! Berikut Teknik Mengemudi Motor Matic di Pegunungan Trenggalek

Rabu, 4 Desember 2024 - 14:44 WIB

Kontaminasi Mikroplastik Intai Kesehatan Bayi, Dinkes Trenggalek Ingatkan Orang Tua Tetap Waspada

Senin, 28 Oktober 2024 - 12:11 WIB

Sejarah Singkat Sumpah Pemuda dan Asal Usulnya

Selasa, 8 Oktober 2024 - 20:11 WIB

Potret Harta Kekayaan Pimpinan DPRD Trenggalek: Dari Tanah hingga Kendaraan Mewah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Soepriyanto secara simbolis berangkatkan JCH asal Trenggalek dari Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin dini hari (18/5/2026).

Berita

Tiga Calon Jamaah Haji Trenggalek Diganti Kuota Cadangan

Senin, 18 Mei 2026 - 16:01 WIB