Buka Usaha Laundry di Desa, Pemuda Asal Trenggalek Raup Untung Jutaan Rupiah Setiap Bulan

Sabtu, 23 Desember 2023 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Termpat usaha laundry milik Agus di Dusun Jati, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Termpat usaha laundry milik Agus di Dusun Jati, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Ragamwarta.com – Mencuci bukanlah urusan gampang. Memang nampak sepele, tetapi ada banyak tahapan dalam mencuci pakaian. Seperti, pakaian harus dikeringkan, kemudian disetrika dan dilipat atau digantung dengan baik.

Bagi orang-orang yang tinggal di Kota besar, dengan kesibukan tinggi, baik karena pekerjaan maupun kuliah, perihal mencuci baju jadi sangat menyita waktu. Sehingga wajar saja membuka usaha laundry di Perkotaan sangat menjanjikan.

Namun bagaimana jadinya jika membuka usaha laundry di wilayah perkampungan atau Desa. Seperti usaha laundry milik Agus Priyo Cahyono (31 tahun), Pemuda asal Dusun Jati, Desa Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Menurut ceritanya, saat awal akan merintis  usaha laundry, ia sempat merasa ragu. Melihat dari pendapatan masyarakat mayoritas ekonomi menengah ke bawah. Tak khayal, jika saat itu melakukan pertimbangan yang sangat matang.

“Awal buka, masih sepi. Belum ada yang mengenal, bahkan sedikit yang datang ke tempat kami. Tapi sekarang alhamdulillah sudah lumayan ramai,” kata Agus, Kamis (21/12/23).

Pelanggan yang datang setiap hari memang tak menentu, tapi jika diakumulasi dalam setiap bulannya, ia dapat mengantongi kurang lebih sekitar Rp. 9 juta.

“Alhamdulillah karena lumayan ramai, dan kami mempunyai pelanggan tetap. Akhirnya kami bisa membuka lapangan pekerjaan, saat ini ada dua orang karyawan di tempat kami,” terangnya.

Pencapaian usaha yang di jalankan saat ini bukan seperti halnya membalikkan telapak tangan, saat awal merintis usaha laundry, ia sempat kekurangan modal sehingga memutuskan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Taiwan.

“Dulu alat kami seperti mesin cuci masih satu, serta alat lain seperti setrika pun masih sederhana, tapi alhamdulillah sekarang sudah bisa membeli alat yang lebih modern,” tuturnya.

Agus berharap kepada para pemuda agar tidak gengsi dalam menjalani pekerjaan apapun.

“Semua pekerjaan itu baik, jangan malu, jika usaha sepi ataupun gagal, jangan berhenti disitu, untuk para pengusaha pemula, tetap semangat, terus berusaha dan berdoa,” tandasnya.

Berita Terkait

Jagung Rebus hingga Mandi Pagi, Begini Perawatan Sapi Kurban Presiden di Trenggalek
Rental PS di Trenggalek Jadi Motor Tumbuhnya Komunitas Tekken
Kebun Melon di Trenggalek Ramai Diserbu Pembeli saat Ramadan
Ziarah Kubur Jelang Ramadan Bawa Berkah bagi Pedagang Bunga Tabur di Trenggalek
Landak Jawa Terekam Kamera Trap di Hutan Kota Trenggalek
Petani Kakao Milenial Asal Trenggalek Raup Jutaan Rupiah, Adib : Ditanam Tahun 1998
Tambang Emas Ra Ritek Karya Warga Trenggalek Raih Piala Citra FFI 2025
Petani Porang Ponorogo Untung Besar, Parlin : Ini Trik Menanam Porang agar Tumbuh Maksimal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:09 WIB

Rental PS di Trenggalek Jadi Motor Tumbuhnya Komunitas Tekken

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:06 WIB

Kebun Melon di Trenggalek Ramai Diserbu Pembeli saat Ramadan

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:15 WIB

Ziarah Kubur Jelang Ramadan Bawa Berkah bagi Pedagang Bunga Tabur di Trenggalek

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:02 WIB

Landak Jawa Terekam Kamera Trap di Hutan Kota Trenggalek

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:10 WIB

Petani Kakao Milenial Asal Trenggalek Raup Jutaan Rupiah, Adib : Ditanam Tahun 1998

Berita Terbaru

Suasana hearing dari Forum Masyarakat Trenggalek Bergerak dengan DPRD Trenggalek, Kamis (22/5/2026).

Parlemen

Jalan Ngares Sengon Rusak, DPRD Trenggalek Kawal Janji PUPR

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:01 WIB