RagamWarta.com – Rumor Mochamad Nur Arifin ditunjuk dampingi Tri Rismaharini jadi Calon Wakil Gubernur di Pilkada Jawa Timur, hebohkan warga Trenggalek. Ratusan perangkat dan kepala desa se-Trenggalek datangi pendapa.
Cerita ditawari menjadi bakal calon Cawagub Jatim tersebut diakui Arifin saat di Pendapa Manggala Praja Nugraha dihadapan masa yang mendesak ia tetap maju di Pilkada Trenggalek.
Bahkan saat tiba di Pendopo, Arifin disambut lantunan Sholawat, dan dihantarkan menuju pendopo. Berulang Kali masa aksi melontarkan kata yang intinya tidak rela jika Arifin tinggalkan Trenggalek.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diceritakan Arifin, awalnya pada Senin (26/8/2024) pihaknya bertandang ke Jakarta pasca pelantikan 45 DPRD. Hal itu dilakukan untuk mengambil rekomendasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat.
“Tiba-tiba malam hari disuruh untuk ke DPP PDIP. Awalnya tidak diminta untuk maju menjadi Cawagub, hanya dimintai jalin komunikasi dengan Gus maupun Kyai jika memungkinkan PKB bisa koalisi dengan PDIP di Jatim,” ceritanya.
Namun bagaimana petir menyambar disiang bolong. Keesokan harinya Arifin mendapatkan tugas untuk menjadi Cawagub dampingi Tri Rismaharini. Tegangnya lagi yang mengatakan langsung Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri.
“Langsung dapat perintah, sudah ini ibu (Megawati) sudah setuju, kami yang di PDIP berangkat sendiri saja. Mas Ipin yang dampingi Bu Risma di Pilkada Jatim,” ujarnya saat berada di Pendapa Trenggalek.
Beruntung hingga hari ini belum ada surat tugas yang diserahkan ke Arifin. Walaupun demikian, pihaknya mengaku ta’dzim mendapatkan tugas tersebut. Pasalnya yang menyetujui Ketua Umum Partai Politik tempatnya bernaung.
“Kemudian saya telpon ibu saya, buk ada perintah jadi Cawagub Jatim. ibu kula matur ‘le pancen takdir ora kenek di sisih.i piye maneh. Tapi ibuk ora ikhlas lek engko awakmu ninggal nggalek terus nggalek dikongkon keluarga ne awak e dewe ora iklas,” lanjutnya.
Setelah mendapatkan pencerahan dari ibu kandungnya, Arifin lantas bertandang ke makam leluhurnya yang berada di Jogja. Setelah itu, ibunya telpon lagi dan mengaku mendapatkan firasat buruk.
“Setelah saya turun makam, ibu telepon, ‘le istikhoroh ibuk kok gak penak yo, aku kok maleh ora ridho smean dadi kalah-kalahan,” cerita Arifin.
Bahkan ia juga mengaku jika saat perjalanan dari Jakarta ke Jogja persyaratan untuk mendaftar Calon Wakil Gubernur Jatim sudah siap. Kemudian rencananya Rabu (28/8/2024) akan mendaftar di KPU Provinsi Jawa Timur.
“Karena ibu tidak ridho, jadi saya ragu. Terus lihat HP dan melihat aksi di Pendapa jadi membuat hati berkecamuk. Ya allah bagaimana perasaan partai yang sudah memberikan rekom,” ujarnya.
Dan setelah meminta waktu sejenak, dan mendapatkan dukungan dari seluruh rakyat yang hadir di pendapa ditambah lagi petinggi partai politik juga tiba membuat hati Arifin bergetar.
Dan akhirnya diputuskan Arifin-Syah menuju ke KPU Trenggalek untuk memenuhi permintaan warga agar secepatnya mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pilkada tahun 2024 ini.






