RagamWarta.com – Nampaknya Operasi Zebra Semeru 2024 sukses besar di Trenggalek. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pelanggar yang terjaring razia yang diagendakan akan berakhir pada 27 Oktober mendatang.
Menurut penjelasan Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno sedikitnya ada enam ribu pelanggar lalu lintas yang terjaring razia selama 12 hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru kali ini.
“Selama 12 hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2024, Satuan Lalu Lintas Polres Trenggalek mencatat ada 6.400 pelanggaran lalu lintas,” ucap AKP Agus Prayitno, Jumat (25/10/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dijelaskan AKP Agus, dari angka tersebut sebanyak 714 pelanggaran dikenai penindakan represif, sementara sisanya berupa teguran.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa pelanggaran didominasi pengendara di bawah umur yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan pelanggar yang sengaja menerobos lampu merah.
“Banyak pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara di bawah umur, yang jelas tidak memiliki SIM. Selain itu, sejumlah pelanggar juga kedapatan menerobos lampu merah,” ungkap Kasatlantas Polres Trenggalek.
Dalam kesempatan ini, AKP Agus juga menerangkan bahwa pada pekan pertama operasi, petugas lebih fokus pada kegiatan preemtif dan preventif dengan memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya keselamatan berkendara.
Sementara untuk minggu kedua, operasi Zebra Semeru 2024 lebih difokuskan pada tindakan represif dengan sanksi tegas bagi para pelanggar yang dinilai membahayakan pengendara lain.
Upaya ini diklaim efektif dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Trenggalek. Pasalnya berdasarkan data selama periode Operasi Zebra Semeru tahun ini hanya tercatat ada 9 laporan kecelakaan.
Jauh bila dibandingkan dengan masa operasi tahun lalu yang mencatat ada 30 laporan kecelakaan.
“Operasi ini tinggal dua hari lagi, dan kami tetap menginstruksikan anggota untuk gencar melakukan patroli dan penindakan tegas bagi pelanggar lalu lintas,” tegas AKP Agus.
Selain aktif lakukan patroli, ternyata Satlantas Polres Trenggalek juga rutin melaksanakan kegiatan spiritual. Setiap menggelar khotmil Quran untuk dengan harapan agar diberi keselamatan bagi para pengguna jalan di Trenggalek.
“Walau Operasi Zebra Semeru akan berakhir pada 27 Oktober, patroli tetap akan berlanjut. Bahkan kegiatan khotmil Quran sebagai bentuk doa untuk keselamatan juga akan terus digelar,” terangnya.
Terakhir, pihaknya berharap perasi Zebra Semeru 2024 di Trenggalek ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan sadarnya masyarakat, niscaya angka kecelakaan menurun.
“Semoga masyarakat semakin sadar dan berhati-hati dalam berkendara, dengan begitu angka kecelakaan di Trenggalek bisa terus berkurang. Apalagi pengendara muda yang sering kali mendominasi jumlah pelanggar,” pungkasnya.






